USD/JPY Tetap Menguat Melewati 138,00 Setelah BoJ Memimpin Gerakan 50 Pip Naik Turun dengan Status Quo

  • USD/JPY tetap dalam penawaran beli setelah pergerakan spontan pasca BoJ.
  • BoJ membiarkan kebijakan moneter tidak berubah, laporan triwulanan mengutip kekhawatiran inflasi untuk saat ini.
  • Penghindaran risiko beradu dengan imbal hasil yang suram akana membatasi pergerakan langsung.
  • Pidato Gubernur BoJ Kuroda ditunggu menjelang ECB utama untuk dorongan baru.

USD/JPY mempertahankan kenaikan harian, setelah BoJ memicu pergerakan 50 pip, karena para pedagang mencari lebih banyak petunjuk selama Kamis pagi di Eropa. Dengan demikian, pasangan Yen juga membenarkan keragu-raguan pasar menjelang pengumuman kebijakan moneter utama dari Bank Sentral Eropa (ECB).

Bank of Japan (BoJ) sesuai dengan ekspektasi pasar dengan mengumumkan tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter saat ini. Dengan demikian, bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah di -0,10% sambil mempertahankan suku bunga target untuk Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) di 0,0%.

Namun, perlu dicatat bahwa rilis triwulanan laporan Prospek BoJ memang mengutip kekhawatiran inflasi dan membebani Yen. Yang juga mendukung pembeli USD/JPY adalah perkiraan PDB yang suram, serta ekspektasi IHK yang lebih tinggi, dalam laporan tersebut.

Baca juga: Laporan Prospek BoJ: Risiko Pada Prospek Harga Condong Ke Atas Untuk Saat Ini, Mungkin Seimbang Setelahnya

Di tempat lain, sentimen asam pasar dan sentimen berhati-hati menjelang ECB tampaknya membuat pembeli tetap berharap. Namun, tidak adanya komentar pembuat kebijakan Fed, karena periode diam sebelum Fed, tampaknya membebani Dolar AS dan harga USD/JPY.

Meskipun demikian, sentimen risk-off dapat dikaitkan dengan kekhawatiran resesi yang berasal dari Eropa dan data inflasi yang kuat dari Inggris, serta dari Kanada. Yang juga mendukung permintaan safe-haven Dolar AS adalah ketegangan Tiongkok-Amerika dan masalah COVID Tiongkok.

Sementara menggambarkan sentimen, S&P 500 Futures turun 0,15% intraday sedangkan Nikkei 225 Jepang mencetak kenaikan ringan di sekitar 27.700 pada saat ini. Selanjutnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun juga melanjutkan pullback hari Rabu dari puncak mingguan menjadi 3,01%, turun 2,2 basis poin (bp) pada saat ini.

Selanjutnya, pidato Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan menjadi katalisator langsung yang harus diperhatikan oleh para trader USD/JPY menjelang ECB. Selain itu, yang penting adalah obrolan seputar inflasi dan resesi.

Analisis teknis

USD/JPY tetap berada dalam radar penjual kecuali jika menembus garis support lima pekan dan DMA 21, masing-masing di sekitar 137,50 dan 136,70.

 

Harga Emas Melayang Di Sekitar Terendah 11 Bulan di $1.690 Meskipun DXY Melemah, Kebijakan ECB Diawasi

Harga emas telah menetap di bawah support psikologis $1.700,00 dengan kuat. Logam mulia telah mencetak level terendah baru 11 bulan di $1.690,04 dan d
Baca selengkapnya Previous

Analisis Harga GBP/JPY: Mundur dari 166 Setelah Status Quo BoJ Tetapi Pembeli Tetap Berharap

GBP/JPY turun dari level tertinggi intraday di sekitar 166,00, menjadi 165,67 pada saat ini, karena Bank of Japan (BoJ) berhasil mengesankan pembeli Y
Baca selengkapnya Next