Harga Baja Turun Karena Ekspektasi Output yang Lebih Rendah Secara Global dan Kekhawatiran Lockdown Tiongkok

  • Harga baja mengambil penawaran jual karena kepercayaan konsumen yang lebih rendah secara global.
  • Kekhawatiran baru akan lockdown di Tiongkok telah memangkas perkiraan permintaan baja.
  • Perekonomian Tiongkok telah melaporkan lebih dari 1.200 kasus COVID-19 baru akhir pekan ini.

Harga baja telah turun secara signifikan karena ekspektasi produksi telah dipangkas secara signifikan menjadi lebih buruk untuk pertama kalinya dalam dua tahun setelah pandemi. Para pelaku pasar telah memangkas perkiraan output karena tekanan harga yang lebih tinggi menggigit margin perusahaan.

Harga bahan baku yang lebih tinggi dan penurunan simultan dalam permintaan keseluruhan karena guncangan pendapatan riil dan kepercayaan konsumen yang lebih rendah telah mengurangi permintaan untuk berbagai komoditas.

Sesuai laporan Global Business Outlook dari S&P Global, saldo bersih perusahaan secara global menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis sepanjang tahun sebesar 22%, yang jauh di bawah level tertinggi dalam satu dekade sebesar 41%. Angka yang tercatat sebesar 22% merupakan yang terendah sejak munculnya COVID-19.

Eskalasi suku bunga oleh bank-bank sentral telah menekan likuiditas dari pasar, yang telah memaksa perusahaan-perusahaan untuk memanfaatkan uang biaya untuk mendanai peluang investasi mereka. Hal ini telah memaksa think tank pasar untuk memangkas perkiraan pertumbuhan mereka secara signifikan. Kepercayaan konsumen telah turun ke level terendah dalam dua tahun di AS dan Zona Euro.

Selain itu, kekhawatiran baru akan lockdown di Tiongkok telah memaksa para pelaku pasar untuk mengakhiri posisi beli baja. Pemerintah Tiongkok telah melaporkan 1.200 kasus COVID-19 baru akhir pekan ini. Tidak dapat disangkal fakta bahwa ekonomi Tiongkok akan menggunakan kebijakan nol-COVID lagi dan akan mengumumkan pembatasan lockdown untuk menahan penyebaran.

Inflasi Model Faktor Sektoral RBNZ Kuartal II Naik 4,8% YoY, NZD Tetap di Bawah 0,6200

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) merilis pengukur Inflasi Model Faktor Sektoral untuk kuartal kedua tahun 2022 pada hari Senin ini. Indeks meningka
আরও পড়ুন Previous

Alasan Tunggal Ini Dapat Mendorong Harga Cardano 35% dan Inilah Cara Memperdagangkannya

Harga Cardano telah memicu sinyal yang berpotensi bullish karena menyapu swing low yang penting. Langkah ini menunjukkan bahwa fase berikutnya telah d
আরও পড়ুন Next