Moderna Mengincar Produksi Vaksin Di Asia Setelah Jepang Menolak AstraZeneca – Nikkei

Di tengah perkembangan vaksin yang beragam, Moderna sedang mempertimbangkan untuk memproduksi vaksin COVID-nya di Jepang, sementara negara tersebut menyatakan tidak akan menyetujui vaksin AstraZeneca untuk saat ini.

Pemerintah akan terus memantau kasus pembekuan darah di luar negeri, sebagai efek samping dari vaksin COVID AstraZeneca.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Moderna Stephane Bancel mengatakan dalam wawancara dengan Nikkei Asian Review, "Kami sedang melakukan diskusi di beberapa negara di Asia, termasuk Jepang."

Pemerintah Jepang telah membuat kontrak dengan Moderna dan akan menerima 50 juta dosis pada bulan September.

Bancel mengatakan perusahaan itu sedang berdiskusi dengan Jepang mengenai tambahan pasokan untuk tahun depan. "Jika pemerintah menginginkan 50 juta dosis [untuk 2022] kita bisa lakukan itu," tambahnya. 

AUD/USD Masih Menghadapi Beberapa Konsolidasi Jangka Pendek – UOB

AUD/USD kemungkinan akan diperdagangkan dalam kisaran 0,7680-0,7830 untuk saat ini, kata Ahli Strategi FX di UOB Group. Kutipan utama Pandangan 24 j
আরও পড়ুন Previous

Penjualan Ritel (Bln/Bln) Inggris April Dicatat Di 9.2% Mengungguli Harapan 4.5%

Penjualan Ritel (Bln/Bln) Inggris April Dicatat Di 9.2% Mengungguli Harapan 4.5%
আরও পড়ুন Next