Saham Asia Mixed Setelah Pembicaraan AS dan Meksiko Gagal

Saham Asia diperdagangkan beragam Kamis pagi di tengah ketegangan perdagangan yang masih berlangsung.

Pada saat penulisan, Nikkei Jepang melaporkan kenaikan 0,30%, sedangkan Shanghai Composite turun 0,40%. Saham-saham di Australia dan Selandia Baru hijau sementara di Korea Selatan dan Hong Kong sebagian besar tidak berubah hari ini.

Sentimen risiko telah memburuk mungkin karena laporan yang menyatakan AS dan Meksiko gagal mencapai kesepakatan terkait masalah imigrasi selama pertemuan hari Rabu.

Pembicaraan akan berlanjut hari ini. Namun, jika perjanjian tetap sulit dilakukan, maka AS akan mulai mengenakan tarif 5% pada barang-barang Meksiko mulai hari Senin.

Meningkatnya ketegangan dengan Meksiko hanya bisa meningkatkan kekhawatiran resesi global yang dipicu oleh perang dagang AS-China.

Oleh karena itu, tidak mengejutkan melihat futures pada S&P 500 saat ini diperdagangkan datar-ke-negatif. Ekuitas AS mencatat kenaikan pada hari Rabu di seputar spekulasi the Fed akan menurunkan suku bunga jika meningkatnya ketegangan perdagangan memiliki dampak negatif pada ekonomi.

Pasar mengharapkan the Fed untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September tahun ini, menurut Fed funds futures.

Namun, bank sentral mungkin menahan diri dari pelonggaran jika bursa saham terus bertahan dengan baik.

Analisa Teknis Indeks Dolar: MA 5-Hari Aatasi Kenaikan Meskipun Ada Aksi Harga Engulfing Bullish

Indeks dolar (DXY), yang melacak nilai Dolar AS vs mata uang utama lainnya, saat ini sedang berjuang untuk melewati MA 5-hari yang miring ke bawah (be
আরও পড়ুন Previous

Moody’s: Anggaran Selandia Baru Menunjukkan Tingginya Fleksibilitas Fiskal

Kemampuan Selandia Baru untuk meningkatkan belanja sambil mempertahankan disiplin fiskal menyoroti tingginya fleksibilitas, menurut lembaga pemeringka
আরও পড়ুন Next