Rupiah Terkoreksi ke 14.240

Rupiah sekarang diperdagangkan di kisaran 14.240, terkoreksi setelah lonjakan hari Jumat minggu lalu ke 14.335. Menguat sebesar 0.32% melawan Dolar.

Rupiah menjadi runner up padi ini setelah Peso, yang memimpin pasar Asia melawan Dolar. 

Kemarin malam, AS merilis Penjualan Eceran Januari, yang jauh lebih baik dari yang diantisipasi, meskipun pasar tidak bereaksi terhadapnya, karena angka Desember direvisi lebih rendah, mengimbangi pengaruh angka positif. Menurut rilis resmi, penjualan naik 0,2% pada Januari dari -1,6% pada Desember. Kelompok Kontrol menghasilkan 1,1%, hampir dua kali lipat harapan, tetapi pembacaan bulan sebelumnya direvisi menjadi -2,3%. 

Sedangkan data Indonesia yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa penjualan eceran Indonesia untuk bulan Januari sebesar 7,20%, masih merupakan pertumbuhan tinggi, menurut laporan resmi di situs Bank Indonesia.

Level Teknis

Rupiah terkoreksi setelah terus menerus dihantam, dan terdesak ke level di atas 14.300, mencapai terendah di 14.235 kemarin. Bila memantul dari level di kisaran 14.200, dan kembali menetap di atas 14.300, USDIDR akan mencoba ke 14.350 kemudian 14.400. Sementara level 14.200 sudah menjadi support terdekat, lalu dibawahnya terbentang level 14.150 dan 14.100.
 

WTI: Kekhawatiran Pemangkasan Pasokan Menyenangkan Pembeli Pembeli Dengan $ 57, Penjual Menunggu API Dan Data EIA

WTI diperdagangkan di atas $57,00 untuk pertama kalinya dalam lebih dari seminggu selama Selasa pagi. Benchmark energi memperoleh daya tarik karena ko
Read more Previous

Wakil Perdana Menteri China Liu,dan Wakil Perdagangan AS Lighthizer Berdiskusi Lebih Lanjut Tentang Perdagangan, Aussie Terpental

Xinhua, media pemerintah China, melaporkan bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer melakukan diskusi lebih
Read more Next