Jepang Mencatat Defisit Perdagangan Pada Bulan Desember Karena Ekspor Turun 3,8 Persen

Jepang mencatat defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan untuk Desember karena pelemahan kondisi permintaan dalam ekonomi global kemungkinan membebani ekspor.

Defisit datang pada JPY 55 triliun, mengalahkan angka perkiraan JPY 29,5 miliar. Ekspor turun 3,8 persen tahun ke tahun, menyusul kenaikan 0,1 persen pada November. Sementara itu, impor naik 1,9 persen, setelah mencatatkan pertumbuhan 12,5 persen pada November.

Khususnya, ekspor ke AS melonjak 1,6 persen secara tahunan, sementara ekspor ke China dan Asia masing-masing merosot 7 persen dan 6,9 persen.

Defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan adalah berita buruk bagi yen Jepang.

Neraca Perdagangan Barang Disesuaikan Jepang Desember Tumbuh Dari ¥-492.2B ke ¥-183.6B

Neraca Perdagangan Barang Disesuaikan Jepang Desember Tumbuh Dari ¥-492.2B ke ¥-183.6B
Baca selengkapnya Previous

Kapan Keputusan Suku Bunga BoJ dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap USD/JPY?

Bank Jepang (BoJ) akan menyimpulkan pertemuan kebijakan terbarunya sekitar pukul 2:00 GMT (09:00 WIB). Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan
Baca selengkapnya Next