Jual USD Di 2019 Adalah Seruan Populter - Bloomberg

Menurut pelaporan oleh Bloomberg, jual Dolar AS di 2019 adalah taruhan yang semakin populer di antara para ahli strategi forex karena the Fed tampaknya lebih cenderung mulai mempersiapkan jeda pada suku bunga.

Kutipan utama

Greenback 10 persen hingga 15 persen dinilai terlalu tinggi, menurut Morgan Stanley. Survei Bloomberg terhadap peramal mata uang asing menunjukkan greenback diperkirakan turun terhadap mata uang tradisional haven seperti yen dan franc Swiss. Perkiraan median untuk pasangan dolar-yen adalah akan turun dari level saat ini dekat 113 yen ke 108 yen pada akhir 2019.

Tentu saja, dolar juga secara luas diperkirakan akan melemah pada 2018, tetapi reli Bloomberg Dollar Spot Index dimulai pada April karena Fed melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap, ekonomi Amerika mengungguli seluruh dunia dan ketegangan perdagangan meningkat antara AS dan China. Indeks telah naik sekitar 4,1 persen tahun ini.

Seiring dengan dolar yang lebih lemah, prakiraan mata uang Wall Street yang populer lainnya menyerukan penguatan yen pada 2019. Yen bisa naik jika Bank of Japan terus melonggarkan cengkeramannya di pasar obligasi pemerintah Jepang selama semester pertama tahun depan, kata TD.Yield obligasi bisa naik lebih lanjut, dengan perbedaan rate “lebih seimbang” mendorong investor Jepang untuk membawa aset-aset kembali ke dalam negeri, tulis perusahaan tersebut.

Pertumuan Kebijakan Ekonomi Tahunan China Ditetapkan Pada 19-21 Desember

Bloomberg membawa berita terbaru, mengutip bahwa pertemuan kebijakan ekonomi tahunan China ditetapkan pada 19 -21 Desember. Ini adalah pertemuan tahu
আরও পড়ুন Previous

Tingkat Pengangguran Singapura 3Q Naik Dari 2% ke 2.1%

Tingkat Pengangguran Singapura 3Q Naik Dari 2% ke 2.1%
আরও পড়ুন Next