Dolar AS Tidak Buat Kemajuan Di Sekitar 89,80 Jelang Data AS
Greenback, dalam Indeks Dolar AS (DXY), diperdagangkan tanpa arah yang jelas pada hari Senin sambil menjaga band 89,80/75 sejauh ini.
Perhatian Dolar AS tertuju pada data
Setelah naik dua sesi berturut-turut, indeks sekarang terlihat ingin menambah momentum optimis baru-baru ini dengan latar belakang meringannya kekhawatiran geopolitik di sisi AS-Suriah-Rusia dan potensi perang dagang AS-China.
Greenback masih tampak berkorelasi dengan sentimen risk-on, meskipun skenario tersebut bisa berubah jika ada eskalasi lain dalam konflik AS-Suriah, yang juga bisa melibatkan Rusia, dan pandangan buck sebagai safe haven.
Bias risiko juga tercermin di pasar uang AS, di mana yield referensi utama 10-tahun AS sekarang menggoda tertinggi di lingkungan 2,85%.
Di segi posisi, jual bersih spekulatif USD naik ke puncak 6 minggu dalam pekan yang berakhir pada 10 April, menurut laporan CFTC terbaru.
Data hari ini, Penjualan Ritel AS akan menjadi pusat perhatian yang disokong oleh Indeks Empire State, indeks NABH dan Arus TIC. Selain itu, buck akan tetap menjadi pusat perhatian karena R.Kaplan dari Dallas Fed (non voter, hawkish), N.Kahkari dari Minneapolis Fed (non voter, dovish) dan R.Bostic dari Atlanta Fed (voter, sentris) semuanya akan berbicara di hari ke depan.
Level-level relevan Dolar AS
Pada saat penulisan indeks turun 0,06% di 89,75 menghadapi support berikutnya di 89,40 (terendah 11 Apr) disokong oleh 88,94 (terendah 27 Mar) dan kemudian 88,25 (terendah 2018 pada 16 Feb). Di sisi lain, penembusan 89,95 (tertinggi 12 April) akan bertujuan ke 90,60 (tertinggi 6 Apr) dan 90,89 (Fibo 38,2% dari 95,15-88,25).
