Yen Jepang Mempertahankan Kenaikan Setelah Data Neraca Perdagangan

  • Pasangan mata uang USD/JPY terdepresiasi karena Yen Jepang mempertahankan kenaikan setelah data neraca perdagangan domestik yang lebih kuat dari prakiraan.
  • Neraca Perdagangan Jepang secara tak terduga berbalik menjadi surplus JPY 301,9 miliar di bulan April, mengalahkan prakiraan penurunan sebesar JPY 29,7 miliar.
  • Trump menyatakan negosiasi AS-Iran berada pada tahap akhir, mengancam tindakan militer dalam beberapa hari jika Iran menolak persyaratannya.

Pasangan mata uang USD/JPY tetap lesu selama dua hari berturut-turut, diperdagangkan sekitar 158,90 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini terdepresiasi karena Yen Jepang (JPY) mempertahankan kenaikan setelah rilis data Total Neraca Perdagangan Barang Jepang.

Neraca perdagangan Jepang berbalik menjadi surplus sebesar JPY 301,9 miliar di bulan April 2026, membalikkan defisit sebesar JPY 149,5 miliar dari periode yang sama tahun lalu dan secara signifikan melampaui proyeksi pasar yang memperkirakan defisit sebesar JPY 29,7 miliar.

Ekspor Jepang melonjak sebesar 14,8% tahun-ke-tahun menjadi hampir rekor JPY 10.507,3 miliar, meningkat dari kenaikan 11,5% di bulan Maret dan mencatat pertumbuhan terkuat dalam tiga bulan. Pada periode yang sama, Impor tumbuh sebesar 9,7% menjadi JPY 10.205,4 miliar. Meskipun ini menunjukkan perlambatan sedikit dari kenaikan 10,9% yang terlihat di bulan Maret, angka tersebut masih melampaui ekspektasi pasar sebesar kenaikan 8,3%.

Pasangan mata uang USD/JPY mempertahankan kerugian terbarunya karena Dolar AS (USD) tetap stabil setelah penurunan pada hari sebelumnya. Para pelaku pasar memantau dengan seksama implikasi ekonomi dari terhentinya negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, bersamaan dengan meningkatnya ancaman terhadap jalur pelayaran penting Selat Hormuz.

Laporan Bloomberg pada hari Rabu menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump menggambarkan negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran berada pada tahap akhir. Namun, Presiden Trump juga menegaskan kembali janji tegas untuk melanjutkan tindakan militer dalam beberapa hari jika Iran menolak persyaratannya. Menanggapi hal ini, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan bahwa Teheran tidak berniat menyerah, menyatakan di platform media sosial X bahwa mencoba memaksa penyerahan melalui paksaan hanyalah sebuah ilusi.

Jibun Bank Services PMI Japan Mei Turun ke 50 dari Sebelumnya 51

Jibun Bank Services PMI Japan Mei Turun ke 50 dari Sebelumnya 51
अधिक पढ़ें Previous

Neraca Perdagangan Barang Disesuaikan Jepang April: ¥236.4B versus ¥90.7B

Neraca Perdagangan Barang Disesuaikan Jepang April: ¥236.4B versus ¥90.7B
अधिक पढ़ें Next