Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2026 Sebesar $0,96 Miliar, Lebih Rendah dari Sebelumnya $2,52 Miliar

Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan Januari 2026 adalah $0,96 miliar yang lebih rendah dari $2,52 miliar pada bulan sebelumnya. Angka ini juga lebih rendah dari prakiraan $2,7 miliar.

Ekspor Indonesia pada Desember 2025 di 3,39% tahun-ke-tahun, lebih rendah dari sebelumnya 11,64%. Sementara impor untuk periode dan basis yang sama meningkat menjadi 18,21% dari 10,81%. Nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai $21,20 miliar atau naik 18,21% dibandingkan Januari 2025.

Reaksi Pasar

USD/IDR berada di 16.830 yang sedikit naik pada basis harian setelah rilis data Neraca Perdagangan Indonesia. Sementara IHSG di 8.084, turun lebih dari 1,80% dibandingkan penutupan pekan lalu. Namun demikian, penurunan ini merupakan kelanjutan dari pembukaan gap bearish pada pagi ini.

Indikator Ekonomi

Neraca Perdagangan

Neraca Perdagangan yang dirilis oleh Statistik Indonesia adalah keseimbangan antara ekspor dan impor barang dan jasa secara keseluruhan. Nilai yang positif menunjukkan surplus perdagangan, sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Indonesia yang stabil terlihat, Rupiah akan menerima efek positif (atau bullish), sebaliknya akan memiliki efek negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Mar 02, 2026 04.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: $0.96M

Konsensus: $2.76M

Sebelumnya: $2.52M

Sumber:

Imbal Hasil Obligasi AS Menguat di Tengah Kenaikan Harga Minyak, Kekhawatiran terhadap Inflasi Meningkat

Imbal hasil obligasi pemerintah AS sedikit lebih tinggi selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik 75 basis poin (bp) menjadi 3,98%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 30 tahun naik menjadi 4,657%. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 2 tahun naik menjadi 3,40%
Leer más Previous

EUR/GBP Stabil di Atas 0,8750 Menjelang Data Penjualan Ritel Jerman

EUR/GBP bergerak sideways setelah dua hari kenaikan, diperdagangkan di sekitar 0,8770 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Senin
Leer más Next