Inflasi Indonesia Bulan Juni 2025 Naik ke 1,87% YoY dari 1,6%
- Inflasi Indonesia Juni 2025 tercatat 1,87% YoY, sedikit di atas ekspektasi namun tetap dalam kendali; inflasi inti turun tipis ke 2,37%.
- Rupiah merespons positif, menguat ke 16.185 per USD dan bergerak lebih jauh ke 16.178 setelah rilis data.
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa inflasi Indonesia untuk bulan Juni masih dalam jalur yang cukup terkendali, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,27. Inflasi tahunan (YoY) tercatat 1,87%, sedikit di atas bulan sebelumnya 1,6%, di atas proyeksi pasar yang menharapkan kenaikan ke 1,7%.
Inflasi inti juga menurun tipis ke 2,37% dari sebelumnya 2,4%, mendekati ekspektasi analis sebesar 2,3%. Sementara itu, inflasi bulanan (MoM) naik 0,19%, membalikkan deflasi 0,37% yang terjadi bulan lalu.
Reaksi Pasar
Nilai tukar Rupiah Indonesia (IDR) bergerak menguat ke 16.185 per Dolar AS (USD) sesaat setelah rilis data tersebut. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang USD/IDR turun lebih rendah ke 16.178.
Indikator Ekonomi
Inflasi (Thn/Thn)
Indeks Inflasi dirilis oleh Indonesia Statistik adalah ukuran pergerakan harga dengan perbandingan antara harga eceran contoh perwakilan barang dan jasa. Kekuatan pembelian Rupiah Indonesia terseret oleh inflasi. IHK digunakan sebagai indikator kunci untuk mengukur inflasi dan perubahan dalam tren pembelian. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk mata uang Rupiah, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif (atau bearish).
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Sel Jul 01, 2025 04.29
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 1.87%
Konsensus: 1.83%
Sebelumnya: 1.6%
Sumber: Statistics Indonesia