AUD/USD Terus Naik di Atas 0,6700, Tetap Dekat Level Tertinggi Multi-Bulan yang Dicapai pada Hari Rabu

  • AUD/USD menarik beberapa pembeli untuk 3 hari berturut-turut meskipun data neraca perdagangan Australia melemah.
  • Spekulasi penurunan suku bunga The Fed bulan September membuat para pembeli USD tetap bertahan dan mendukung pasangan mata uang ini.
  • Likuiditas yang menipis selama liburan membuat para pedagang bullish harus berhati-hati menjelang NFP AS pada hari Jumat.

Pasangan AUD/USD diperdagangkan dengan bias positif selama tiga hari berturut-turut pada hari Kamis dan saat ini nyaman di atas angka bulat 0,6700. Harga spot masih berada dalam jarak yang cukup dekat dengan puncak hampir tujuh bulan yang disentuh pada hari Rabu dan tampaknya siap untuk melanjutkan terobosan semalam melalui kisaran beberapa pekan.

Dolar Australia (AUD) didukung oleh data Penjualan Ritel domestik yang optimis yang dirilis pada hari Rabu, yang memperkuat argumen kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Hal ini, bersama dengan kemerosotan Dolar AS (USD) baru-baru ini, membayangi data yang menunjukkan bahwa surplus perdagangan Australia menyempit menjadi A$5,77 miliar di bulan Mei dari A$6,54 miliar di bulan sebelumnya dan bertindak sebagai penarik bagi pasangan AUD/USD.

Data makro AS yang lebih lemah menunjukkan tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja dan pelemahan ekonomi. Selain itu, notulen rapat FOMC terakhir mengungkapkan bahwa mayoritas pembuat kebijakan mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS secara bertahap mendingin. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga di bulan September, yang memicu penurunan tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah AS dan menyeret USD ke level terendah tiga minggu pada hari Rabu.

Selain itu, sentimen bullish yang kuat di pasar ekuitas global terlihat melemahkan Dolar safe-haven dan mendukung Australia yang sensitif terhadap risiko. Meskipun demikian, ketegangan geopolitik yang terus berlanjut, bersama dengan ketidakpastian politik di AS dan Eropa, dapat menahan para pembeli untuk memasang taruhan agresif pada pasangan AUD/USD di tengah volume perdagangan yang relatif lebih ringan karena libur Hari Kemerdekaan di AS.

Para investor mungkin juga lebih memilih untuk absen menjelang rilis data ketenagakerjaan bulanan AS yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan yang dikenal sebagai laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ini dapat mempengaruhi ekspektasi mengenai keputusan kebijakan The Fed di masa depan, yang pada gilirannya akan mendorong USD dan memberi dorongan baru untuk pasangan AUD/USD. Namun demikian, latar belakang fundamental menunjukkan bahwa jalur dengan resistensi terkecil untuk harga spot adalah ke atas.

Pound Sterling Terus Naik di Tengah Pemilu Inggris yang Sedang Berlangsung

Pound Sterling (GBP) melanjutkan kenaikan beruntunnya, yang dimulai pada 27 Juni. Pasangan GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1,2750 selama sesi Asia pada hari Kamis, yang dapat dikaitkan dengan data yang lebih lemah yang dirilis dari Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu.
Baca selengkapnya Previous

Yen Jepang Pulihkan Penurunan karena Data AS yang Lebih Lemah Perkuat Penurunan Suku Bunga The Fed Tahun Ini

Yen Jepang (JPY) naik tipis terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis. Pasangan USD/JPY turun dari puncaknya di 161,95, level yang tidak terlihat sejak 1986. Para pedagang tetap waspada terhadap pergerakan signifikan dalam JPY dan potensi intervensi dari pihak berwenang Jepang untuk mencegah depresiasi yang berlebihan.
Baca selengkapnya Next