Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Bergerak di Bawah $30,50 karena Sentimen Hawkish di Sekitar The Fed

  • Harga Perak terus melemah karena Risalah FOMC menyarankan The Fed bersikap hawkish terhadap kebijakannya.
  • Para pengambil kebijakan The Fed khawatir karena inflasi terbukti lebih persisten dari prakiraan pada awal tahun 2024.
  • Aset safe-haven, Perak, mungkin menerima dukungan karena meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan.

Harga Perak melanjutkan penurunannya untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $30,30 per troy ounce pada jam-jam awal sesi Eropa pada hari Kamis. Harga logam abu-abu anjlok karena aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil melemah karena Risalah Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) mengindikasikan sentimen hawkish di seputar sikap kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Para pengambil kebijakan The Fed menyatakan kekhawatirannya terhadap kurangnya kemajuan dalam inflasi, yang terbukti lebih persisten dari prakiraan pada awal tahun 2024. Akibatnya, The Fed ragu-ragu untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Sentimen para pedagang saat ini mengindikasikan meningkatnya ketidakpastian soal The Fed yang akan melakukan beberapa kali penurunan suku bunga pada tahun 2024.

Menurut FedWatch Tool dari CME, kemungkinan Federal Reserve menerapkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September telah mengalami sedikit penurunan menjadi 50,7%, dibandingkan dengan 51,6% pada hari yang lalu. Pada hari Selasa, Presiden Federal Reserve Bank Boston Susan Collins menyatakan bahwa kemajuan menuju penyesuaian suku bunga akan memakan waktu lebih lama dan menekankan bahwa kesabaran adalah kebijakan yang tepat bagi The Fed, seperti dilansir Reuters.

Aset safe-haven, Perak, mungkin mengalami peningkatan permintaan karena meningkatnya ketegangan menyusul pelantikan Lai Ching-te sebagai presiden baru Taiwan. Laporan media pemerintah Tiongkok mengindikasikan bahwa Tiongkok telah mengerahkan banyak jet tempur dan melakukan simulasi serangan di Selat Taiwan dan di sekitar gugusan pulau yang dikuasai Taiwan. Ketegangan geopolitik sering kali menimbulkan ketidakpastian dan penghindaran risiko, yang biasanya mendorong investor memilih logam-logam mulia, termasuk Perak.

level-level teknis XAG/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 30.33
Perubahan harian hari ini -0.45
Perubahan harian hari ini % -1.46
Pembukaan harian hari ini 30.78
 
Tren
SMA 20 Harian 28.43
SMA 50 Harian 27.28
SMA 100 Harian 25.13
SMA 200 Harian 24.21
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 32.2
Terendah Harian Sebelumnya 30.76
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 31.6
Terendah Mingguan Sebelumnya 27.97
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 29.8
Terendah Bulanan Sebelumnya 24.75
Fibonacci Harian 38,2% 31.31
Fibonacci Harian 61,8% 31.65
Pivot Point Harian S1 30.29
Pivot Point Harian S2 29.8
Pivot Point Harian S3 28.84
Pivot Point Harian R1 31.73
Pivot Point Harian R2 32.69
Pivot Point Harian R3 33.18

 

 

IMP Jasa Pendahuluan Inggris Turun ke 52,9 di Mei Dibandingkan Prakiraan 54,7

Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur S&P Global/CIPS Inggris yang disesuaikan secara musiman naik dari 49,1 di bulan April ke 51,3 di bulan Mei, mengalahkan ekspektasi 49,5.
Mehr darüber lesen Previous

Harga Emas India Hari ini: Emas Turun, Menurut Data MCX

Harga Emas turun di India pada hari Kamis, menurut data dari Multi Commodity Exchange (MCX) India.
Mehr darüber lesen Next