Risalah Rapat BoJ: Pengetatan Jepang Berbeda dengan yang Terjadi di AS dan Uni Eropa
Anggota Dewan Bank of Japan (BoJ) membagikan pandangan mereka mengenai prospek kebijakan moneter pada hari Kamis, sesuai dengan Notulen BoJ untuk pertemuan bulan Maret.
Kutipan-Kutipan Utama
"Salah satu anggota mengatakan bahwa dampak kenaikan suku bunga jangka pendek menjadi sekitar 0,1% terhadap perekonomian kemungkinan akan terbatas."
"Banyak anggota yang memiliki pandangan yang sama bahwa suku bunga jangka panjang pada dasarnya harus ditentukan oleh pasar."
"Beberapa anggota mengatakan BOJ harus mengurangi jumlah pembelian obligasi di masa depan, dan mengurangi kepemilikan obligasi."
"Beberapa anggota mengatakan langkah BOJ bulan Maret berbeda dengan fase pengetatan moneter yang dialami di AS dan Eropa."
"Satu anggota mengatakan BOJ harus perlahan namun pasti bergerak menuju normalisasi kebijakan dengan memperhatikan perkembangan ekonomi dan harga."
"Beberapa anggota mengatakan meskipun saat ini tidak ada risiko yang besar, ada kemungkinan terjadinya overshoot pada inflasi Jepang."
"Memperkirakan BoJ akan terus mengupayakan pencapaian target inflasi 2% secara stabil dan berkelanjutan."
"Upah yang rendah, belanja modal menunjukkan pergerakan positif, konsumsi yang kurang kuat, risiko luar negeri masih ada."
"Pemerintah berbagi pandangan dengan BoJ bahwa siklus inflasi upah yang positif sedang muncul."
"BoJ harus terus mendukung perekonomian dari sisi keuangan untuk mencapai pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan didorong oleh permintaan domestik."
Reaksi Pasar
Setelah rilis notulen BoJ, USD/JPY naik sebesar 0,81% pada hari ini di 155,85.