Penjualan Ritel (YoY) Indonesia di Bulan Februari Naik Tajam 6,4% versus 1,1% Sebelumnya
Menurut laporan yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), Penjualan Ritel tahun-ke-tahun di Indonesia pada bulan Februari meningkat tajam sebesar 6,4% dibandingkan dengan 1,1% pada bulan sebelumnya.
Kinerja penjualan ritel tersebut didorong oleh pertumbuhan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang meningkat serta Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi dan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi yang mengalami perbaikan meski masih dalam zona kontraksi.
Secara bulanan, Penjualan Ritel (MoM) tumbuh sebesar 1,7%, karena ditopang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi sejalan dengan peningkatan kegiatan masyarakat pada periode Imlek, Pemilu 2024, dan persiapan kebutuhan menjelang bulan Ramadan.
Untuk bulan Maret 2024, BI memprakirakan Penjualan Ritel di Indonesia akan tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2024 yang tumbuh sebesar 3,5% (yoy) atau 222,8.
Reaksi Pasar
Rupiah Indonesia (IDR) menguat ke 16.241 beberapa saat setelah rilis data tersebut, dan pada saat berita ini di tulis, pasangan USD/IDR sedang bergerak di 16.256.