GBP/USD Menguat di Dekat Level 1,2800, Keputusan Suku Bunga BoE Diawasi
- GBP/USD diperdagangkan dengan kuat di dekat 1,2797 di tengah melemahnya USD.
- The Fed mempertahankan suku bunga stabil seperti yang diharapkan pada hari Rabu dan mengisyaratkan beberapa penurunan suku bunga sebelum akhir tahun.
- BoE secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 5,25% pada hari Kamis.
- Para pedagang menunggu keputusan suku bunga BoE menjelang data S&P Global PMI AS pada hari Kamis.
Pasangan GBP/USD mendapatkan momentum selama awal jam perdagangan Asia pada hari Kamis. Rebound pasangan ini didukung oleh melemahnya Dolar AS (USD) setelah konferensi pers dovish Ketua Federal Reserve (The Fed) Powell. Para investor akan mencermati keputusan suku bunga Bank of England (BoE) pada hari Kamis, bersamaan dengan data awal S&P Global PMI AS untuk bulan Maret. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan pada 1,2797, naik 0,09% pada hari ini.
Bank Sentral AS (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pinjaman overnight di kisaran antara 5,25% dan 5,5% pada hari Rabu. Ketua Fed Jerome Powell tidak mengindikasikan waktu penurunan suku bunga, tetapi ia memprakirakan akan menurunkan suku bunga sebelum akhir tahun ini. Menurut CME FedWatch Tool, pasar berjangka memprakirakan peluang 75% bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan Juni.
Powell dari The Fed mencatat bahwa laporan inflasi yang tinggi baru-baru ini tidak mengubah cerita yang mendasari pelonggaran tekanan harga secara perlahan di AS, dan para pejabat The Fed mencatat pemotongan tiga seperempat poin persentase pada akhir 2024 karena pertumbuhan ekonomi yang solid akan terus berlanjut. Selain itu, proyeksi ekonomi yang diperbarui mengungkapkan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi, tidak termasuk makanan dan energi (Core PCE), akan naik 2,6% pada akhir tahun, dibandingkan dengan 2,4% dalam proyeksi yang dilaporkan pada bulan Desember.
Dari Inggris, BoE diprakirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada 5,25% pada hari Kamis. Data inflasi IHK di bulan Februari mungkin membuat Bank of England (BoE) tetap berada di jalurnya untuk mulai memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 3,4% YoY di bulan Februari dari kenaikan 4,0% di bulan Januari, di bawah konsensus pasar sebesar 3,6%. Angka ini mencatatkan laju terlemah sejak September 2021. Sementara itu, IHK Inti, turun menjadi 4,5% YoY pada Februari dari 5,1% pada Januari, lebih buruk dari estimasi 4,6%.
Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati keputusan suku bunga BoE, bersama dengan data awal IMP S&P Global Inggris untuk bulan Maret. Dari Amerika Serikat, IMP S&P Global AS, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, dan Penjualan Rumah Bekas akan dirilis. Peristiwa-peristiwa ini dapat memberikan arah yang jelas pada pasangan GBP/USD.