NZD/USD Melemah ke 0,6100 saat Menurunnya Harapan Penurunan Suku Bunga Fed Perbaiki Permintaan Beli Safe-Haven
- NZD/USD jatuh ke 0,6100 karena sentimen pasar masih suram.
- Data IHK dan IHP AS yang panas untuk bulan Februari telah mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed di bulan Juni.
- Dolar Selandia Baru akan mengikuti data PDB kuartal keempat.
Pasangan NZD/USD jatuh secara vertikal ke support angka bulat 0,6100 di awal sesi Amerika Jumat ini. Aset Kiwi melemah karena ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan kebijakan bulan Juni telah berkurang. Hal ini menyebabkan penurunan besar dalam permintaan aset-aset yang sensitif terhadap risiko.
S&P 500 dibuka dengan catatan bearish karena para investor memburu aset-aset safe-haven di tengah ketidakpastian menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang akan diumumkan pada hari Rabu. The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5,25%-5,50% sementara para investor akan fokus pada dot plot dan proyeksi ekonomi. Indeks Dolar AS (DXY) konsolidasi dalam kisaran ketat di sekitar 103,80. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun naik ke 4,31%.
Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed bergeser ke pertemuan kebijakan moneter Juli karena harga konsumen dan produsen tetap lebih tinggi dari prakiraan pada bulan Februari. Situasi ini tidak menguntungkan bagi The Fed untuk beralih ke penurunan suku bunga. Para pengambil kebijakan The Fed telah menegaskan kembali bahwa penurunan suku bunga hanya akan dilakukan jika mereka yakin inflasi akan kembali ke target 2% secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dolar Selandia Baru akan dipandu oleh data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat 2023 yang akan dipublikasikan pekan depan. Perekonomian Selandia Baru diprakirakan masih stagnan. Perekonomian Selandia Baru akan dianggap mengalami resesi teknis jika perekonomian mengalami kontraksi pada kuartal terakhir 2023. Perekonomian Selandia Baru mengalami kontraksi 0,3% pada kuartal ketiga 2023.