IHSG pada Akhir Sesi I Ditutup di 7.364, Indeks-Indeks Asia Memerah
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot ke 7.364, menjauhi tertinggi sepanjang masa.
- Indeks-indeks Asia memerah mengikuti pelemahan DOW, S&P dan NASDAQ di Wall Street.
- Acara penting Keputusan Suku Bunga The Fed pekan depan akan menyedot perhatian pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hari ini dan pada penutupan perdagangan di sesi I siang ini berada di 7.364, turun 0,92% setelah mencatatkan tertinggi baru sepanjang masa pada perdagangan kemarin di 7.454.
Indeks-indeks Asia hari ini memerah, mengikuti pelemahan pada indeks utama di Amerika Serikat, NIKKEI tercatat turun 0,45% ke 38,633, KOSPI melemah 1,60% ke 2,675, ASX minus 0,70% ke 7,659 dan SHC merosot 0,18% ke 3,032.
Pada perdagangan Wall Street semalam, DOW ditutup di 38,905 berkurang 0,35%, S&P turun 0,29% dengan ditutup di 5,150 dan NASDAQ ditutup di 16,128, melemah 0,30%.
Pelemahan indeks-indeks AS ini mengikuti sentimen pasar setelah rilis data Inflasi produsen semalam yang lebih tinggi dari estimasi. Penguatan data inflasi ini membuat pasar mengurangi harapan akan pemangkasan suku bunga The Fed di bulan Juni, dan mendorong para pejabat Federal Reserve (The Fed) untuk menahan suku bunganya karena menunggu bukti yang cukup akan inflasi.
Data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (IHP) (YoY) naik sebesar 1,6% di bulan Februari dibandingkan dengan revisi naik bulan sebelumnya sebesar 1% dan estimasi 1,1%. Penjualan Ritel AS juga naik ke 0,6% dalam periode yang sama.
Sementara itu, imbal hasil obligasi AS telah meningkat dalam empat sesi berturut-turut sebelumnya, yang mendukung Dolar AS (USD), imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing sebesar 4,68% dan 4,28%. Indeks Dolar AS (DXY) saat ini meningkat ke 103,44.
Pasar sekarang akan menunggu Keputusan suku bunga dan proyeksi ekonomi The Fed yang dijadwalkan pada hari Rabu, 20 Maret. Dan pada hari ini, para pedagang kemungkinan akan mengawasi Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS untuk bulan Maret yang akan dirilis di sesi perdagangan AS malam nanti.