Risalah Rapat BoJ: Sepakat untuk Mempertahankan Kebijakan yang Longgar dengan Sabar
Anggota Dewan Bank of Japan (BoJ) menyampaikan pandangan mereka mengenai prospek kebijakan moneter dan Yield Curve Control (YCC), sesuai dengan Notulen BoJ pada pertemuan bulan Desember.
Kutipan Utama
"Para anggota sepakat harus dengan sabar mempertahankan kebijakan yang mudah."
"Banyak anggota mengatakan harus mengkonfirmasi siklus inflasi upah yang positif untuk mempertimbangkan mengakhiri suku bunga negatif, YCC."
"Beberapa anggota mengatakan keputusan mengenai apakah siklus upah-inflasi positif telah terjadi harus dibuat secara komprehensif, bukan dengan melihat data tertentu."
"Beberapa anggota mengatakan tidak melihat risiko BOJ berada di belakang kurva, dapat menunggu perkembangan dalam pembicaraan upah tahunan musim semi ini."
"Satu anggota mengatakan bahkan jika kenaikan upah pada 2024 melampaui ekspektasi, risiko tren inflasi yang menyimpang tajam 2% adalah kecil."
"Satu anggota mengatakan tekanan inflasi Jepang mereda, penting untuk mengamati dengan cermat pergerakan upah dan harga."
"Satu anggota mengatakan BOJ dapat menghabiskan banyak waktu untuk menentukan siklus upah-inflasi karena telah mengatasi efek samping dari YCC."
"Seorang anggota mengatakan waktu untuk menormalisasi kebijakan moneter sudah dekat."
"Seorang anggota mengatakan BOJ tidak boleh melewatkan kesempatan untuk mengubah kebijakan untuk mencegah kenaikan inflasi yang merugikan konsumsi."
"Anggota ini mengatakan bahwa risiko inflasi naik terlalu tinggi dan membutuhkan pengetatan moneter yang tajam adalah kecil, namun jika hal ini terjadi, biayanya akan sangat besar."
"Para anggota setuju dengan cara apa, dan urutan apa, BOJ akan mengakhiri suku bunga negatif dan YCC harus diputuskan dengan melihat ekonomi, harga, pergerakan pasar pada saat itu."
Reaksi Pasar
Setelah rilis risalah rapat BoJ, USD/JPY naik 0,04% pada hari ini di 147,77.