USD/CHF Rebound Dekat 0,8760 saat Dolar Membaik Sebelum Keputusan The Fed
- USD/CHF menghentikan penurunan dua hari berturut-turutnya menjelang keputusan kebijakan The Fed.
- SNB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga di 1,75% menyusul inflasi yang suram baru-baru ini.
- Para investor menunggu komentar Ketua The Fed Jerome Powell untuk mendapatkan wawasan mengenai arah suku bunga.
USD/CHF melayang di sekitar 0,8760 selama jam-jam perdagangan Asia pada hari Rabu, mematahkan penurunan dua harinya karena Dolar AS membaik saat imbal hasil obligasi AS optimis. Swiss National Bank (SNB) diprakirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap stabil di 1,75% pada pertemuan hari Kamis, terutama mengingat meredanya inflasi Swiss baru-baru ini di November.
Penilaian Kebijakan Moneter yang akan datang dalam Buletin Kuartalan akan memberikan wawasan berharga mengenai prospek SNB, memberikan prakiraan inflasi bersyarat jangka menengah.
Indeks Dolar AS (DXY) bergerak naik, mendekati level 104,00, didukung oleh imbal hasil yang lebih tinggi pada kupon obligasi AS bertenor 2-tahun dan 10-tahun, masing-masing 4,73% dan 4,20%, pada saat berita ini dimuat.
Pendekatan hati-hati yang dilakukan para pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve memang menimbulkan elemen ketidakpastian yang berpotensi memberikan tekanan ke bawah pada Greenback, yang akibatnya berdampak pada pasangan USD/CHF. Meskipun Federal Open Market Committee (FOMC) memiliki ekspektasi untuk mempertahankan kebijakannya saat ini, fokus pada isyarat seputar potensi penurunan suku bunga pada tahun 2024 menambah daya tarik para investor.
Pentingnya komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell menjadi lebih jelas karena komentarnya berpotensi membentuk ekspektasi pasar dan memengaruhi pergerakan pasangan USD/CHF.
Volatilitas tinggi Dolar AS baru-baru ini, yang dipicu oleh rilis angka Indeks Harga Konsumen (IHK), mencerminkan reaksi pasar terhadap kenaikan 3,1% tahunan, seperti yang diprakirakan pada bulan November dibandingkan dengan sebelumnya 3,2%. Kenaikan paralel dalam IHK Inti AS 4,0% sejalan dengan ekspektasi pasar, yang mengindikasikan tingkat tren inflasi yang dapat diprediksi.
Ketika para pelaku pasar menunggu rilis Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk bulan November, fokusnya beralih ke ekspektasi penurunan pertumbuhan ke 1,0% tahunan. Proyeksi IHP Inti mereda 2,2%, dibandingkan dengan 2,4% sebelumnya, menambah lapisan antisipasi pasar.