EUR/USD Bertahan Stabil di Atas Pertengahan 1,0500-an, Menantikan FOMC untuk Dorongan Arah Baru

  • EUR/USD menemukan support menjelang pertengahan 1.0500-an, meski kesulitan untuk menarik pembeli
  • USD berhenti sejenak setelah kenaikan kuat di hari sebelumnya dan memberikan dukungan pada pasangan mata uang ini.
  • Ekspektasi bahwa ECB telah selesai menaikkan suku bunga melemahkan Euro dan bertindak sebagai penghalang.
  • Para investor saat ini melihat data makro AS untuk mendapatkan dorongan baru menjelang keputusan FOMC.

Pasangan EUR/USD berosilasi dalam band sempit selama sesi Asia pada hari ini (Rabu, 01/11) dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan retracement tajam hari sebelumnya dari area 1,0675, atau level tertinggi satu minggu. Harga spot ini berhasil bertahan di atas pertengahan 1,0500-an, meskipun latar belakang fundamental membutuhkan kehati-hatian sebelum menempatkan posisi untuk pergerakan apresiasi yang berarti.

Data resmi yang diterbitkan oleh Eurostat pada hari Selasa menunjukkan bahwa Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP) Zona Euro melambat tajam dari laju tahunan 4,3% menjadi 2,9% di bulan Oktober. Ini merupakan pertumbuhan harga konsumen paling lambat sejak Juli 2021 dan menegaskan kembali ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Eropa (ECB ) tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Selain itu, risiko resesi yang membayangi dapat terus melemahkan mata uang bersama dan bertindak sebagai penghalang bagi pasangan EUR/USD.

Dolar AS (USD), di sisi lain, mengambil nafas setelah kenaikan kuat pada hari sebelumnya karena para pedagang sekarang melihat hasil pertemuan kebijakan moneter FOMC yang sangat dinanti-nantikan sebelum memasang taruhan terarah. Federal Reserve (The Fed) secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga untuk kedua kalinya secara berturut-turut, meskipun mungkin akan tetap membuka peluang untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Oleh karena itu, fokus pasar akan tetap tertuju pada pernyataan kebijakan moneter yang menyertainya.

Selain itu, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell pada konferensi pers pasca rapat akan dicermati dengan seksama untuk mencari isyarat tentang jalur kenaikan suku bunga di masa depan. Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran kunci dalam mempengaruhi dinamika harga USD dan memberikan dorongan arah baru untuk pasangan EUR/USD. Sementara itu, ekspektasi The Fed yang hawkish tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS dan terus menopang dolar. Hal ini dapat berkontribusi lebih lanjut untuk membatasi kenaikan untuk pasangan EUR/USD dan menjamin kewaspadaan bagi para pembeli.

Menuju ke risiko acara penting bank sentral, para pedagang akan menghadapi rilis laporan ADP mengenai ketenagakerjaan sektor swasta, IMP Manufaktur ISM dan data Pembukaan Lapangan Kerja JOLTS dari AS. Hal ini, bersama dengan imbal hasil obligasi AS dan sentimen risiko yang lebih luas, akan mendorong permintaan untuk safe-haven USD dan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar pasangan EUR/USD di awal sesi Amerika Utara. Namun demikian, latar belakang fundamental menunjukkan bahwa jalur yang pakling mungki nbagi harga spot ini adalah ke arah bawah. 

 

Purchasing Manager Index Manufacturing Irlandia Oktober Turun Ke 48.2 Dari Sebelumnya 49.6

Purchasing Manager Index Manufacturing Irlandia Oktober Turun Ke 48.2 Dari Sebelumnya 49.6
مزید پڑھیں Previous

PBoC Tetapkan Suku Bunga Referensi USD/CNY di 7,1778 Terhadap 7,1779 Sebelumnya

People's Bank of China (PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan hari ini (Rabu, 1 /11) di 7,1778 dibandingkan dengan penetapan har
مزید پڑھیں Next