USD/MXN Melayang di Dekat Level Tertinggi Dua Pekan di 17,5580, Menunggu PCE Inti dan Keputusan Banxico
- USD/MXN menguat karena data ekonomi AS yang optimis yang dirilis pada hari Selasa.
- Fed diharapkan akan menaikkan suku bunga hingga akhir tahun; memperkuat Dolar AS (USD).
- Para pedagang akan mengamati keputusan suku bunga Bank of Mexico (Banxico) pada hari Jumat.
USD/MXN mencoba melanjutkan kenaikan di hari ketiga berturut-turut, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 17,5580 selama sesi Asia pada hari Rabu. Pasangan ini mengalami dukungan ke atas karena penghindaran risiko dan peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Selain itu, data ekonomi yang lebih kuat dari Amerika Serikat (AS) mendukung kekuatan Dolar AS (USD).
Kepercayaan Konsumen AS yang dirilis pada hari Selasa untuk bulan September naik menjadi 103,0 lebih rendah dari angka 108,7 di bulan Agustus. Sementara Izin Pendirian Bangunan meningkat menjadi 1,541 juta di bulan Agustus dari 1,443 juta sebelumnya.
Selain itu, Indeks Harga Rumah bulan ke bulan untuk bulan Juli naik menjadi 0,8% dibandingkan dengan ekspektasi pasar sebesar 0,5% dari angka sebelumnya 0,4%.
Selain itu, Federal Reserve (Fed) diharapkan akan menaikkan suku bunga sampai akhir tahun karena ekonomi AS menunjukkan ketahanan. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan imbal hasil obligasi AS, yang memperkuat kekuatan Dolar AS (USD).
Indeks Dolar AS (DXY) berada di sekitar 106,30 pada saat berita ini ditulis, level tertinggi sejak Desember. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun berada di bawah level tertinggi sejak Oktober 2007, diperdagangkan di kisaran 4,51% pada saat artikel ini ditulis.
Selanjutnya, para pedagang menunggu laporan Pesanan Barang Tahan Lama AS yang akan dirilis pada hari Rabu. Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti, ukuran inflasi konsumen yang lebih disukai Fed, akan dirilis pada hari Jumat. Tingkat tahunan diantisipasi turun dari 4,2% menjadi 3,9%.
Pada hari Selasa, Presiden Fed Minnesota Neel Kashkari menyatakan pandangannya bahwa kenaikan suku bunga diperlukan, diikuti dengan kebutuhan untuk mempertahankan suku bunga pada level tersebut. Ia juga menyebutkan kemungkinan untuk mencapai soft landing bagi perekonomian, yang mengimplikasikan perlambatan bertahap tanpa menyebabkan resesi.
Baru-baru ini, beberapa pejabat Federal Reserve telah menawarkan perspektif yang berbeda mengenai kebijakan moneter. Beberapa menganjurkan untuk bersabar, sementara yang lain, seperti Gubernur Fed Bowman, menekankan perlunya kenaikan suku bunga lagi.
Mempertimbangkan "dot plot" terbaru yang disajikan dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) bulan September, terlihat bahwa The Fed memproyeksikan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjelang akhir tahun. Lebih lanjut, The Fed mengantisipasi untuk mempertahankan suku bunga di atas level acuan 5% sepanjang tahun berikutnya.
Di sisi lain, data terbaru dari Meksiko menunjukkan bahwa Inflasi 12 bulan untuk bulan Agustus meningkat sebesar 4,64% dibandingkan dengan tingkat sebelumnya sebesar 4,79%, melampaui ekspektasi sebesar 4,61%. Sementara Inflasi Umum naik sebesar 0,55%, lebih tinggi dari ekspektasi 0,52% dan 0,48%.
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, baru-baru ini berkomentar bahwa Bank of Mexico (Banxico) telah berkinerja baik seiring dengan menurunnya tingkat inflasi. Namun, Obrador juga menyarankan agar bank sentral lebih menekankan pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.
Jika tingkat inflasi terus menurun, Banxico dapat mempertimbangkan untuk menyesuaikan kebijakan moneternya. Penyesuaian tersebut dapat berdampak pada Peso Meksiko.
Pasangan USD/MXN bergantung pada dinamika Greenback karena kurangnya data ekonomi. Namun, para trader kemungkinan akan memantau Neraca Perdagangan, Tingkat Pengangguran, dan keputusan suku bunga Bank of Mexico (Banxico) di akhir pekan ini.