Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Diam di Atas $1.900 untuk Mengoreksi Kembali Penurunan Baru-Baru Ini

  • Harga Emas bertahan di atas $1.900, menghentikan penurunan beruntun.
  • Alat FedWatch CME mengindikasikan suku bunga akan tetap berada di kisaran 5,25% hingga 5,50% pada pertemuan The Fed di bulan September.
  • Sentimen dovish Fed melemahkan Greenback.

Harga Emas mencoba menghentikan penurunan dua hari beruntun, naik tipis di kisaran $1.910 per troy ons selama sesi Asia pada hari Kamis setelah data Indeks Harga Konsumen (IHK) dari Amerika Serikat (AS).

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS (YoY) melampaui ekspektasi, naik menjadi 3,7% dari angka sebelumnya 3,2%, melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,6% untuk bulan Agustus. Selain itu, IHK inti bulanan menunjukkan peningkatan, naik menjadi 0,3% dari sebelumnya 0,2% untuk bulan yang sama. Peningkatan ini tidak terduga, karena ekspektasi pasar adalah untuk tetap tidak berubah.

Namun, tingkat inflasi inti tahunan sejalan dengan ekspektasi, bertahan stabil di 4,3%, konsisten dengan angka sebelumnya yaitu 4,7%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun inflasi secara keseluruhan mungkin moderat, Indeks Harga Konsumen (IHK) inti tetap relatif stabil. Informasi ini pada awalnya menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, tetapi kenaikan tersebut kemudian terkoreksi. Sentimen pasar tampaknya membaik dengan keyakinan bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan mempertahankan sikap dovish pada pertemuan bulan September.

Sentimen dovish ini telah memberikan dukungan untuk harga Emas, karena para investor mencari penyimpan nilai alternatif. Hal ini telah berkontribusi pada pelemahan Dolar AS (USD).

Alat FedWatch CME mengindikasikan bahwa the Fed kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga di kisaran 5.25% hingga 5.50% untuk pertemuan bulan September. Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar semakin mengantisipasi sikap yang lebih dovish dari the Fed dalam waktu dekat.

Meskipun probabilitas kenaikan suku bunga di bulan September berkurang, terdapat 40% kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (Fed) di bulan November. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pasar semakin condong ke arah The Fed yang akan melakukan kebijakan pengetatan moneter di akhir tahun, kemungkinan di bulan November. Para investor menjadi lebih berhati-hati mengenai kemungkinan langkah tersebut karena mereka menilai lanskap ekonomi yang berkembang dan pernyataan-pernyataan the Fed.

Meskipun kenaikan suku bunga di bulan September mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat, para investor mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, kemungkinan di bulan November atau lebih. Hal ini mencerminkan ketidakpastian yang sedang berlangsung dan ekspektasi yang berkembang mengenai keputusan kebijakan Fed.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur performa Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, membalikkan beberapa kenaikan yang diperolehnya pada sesi perdagangan sebelumnya. Harga spot diperdagangkan lebih rendah di sekitar 104,60 pada saat artikel ini ditulis. Hal ini menunjukkan bahwa Dolar AS mungkin menghadapi tekanan jual atau koreksi setelah penguatannya baru-baru ini.

Para pelaku pasar saat ini mengarahkan perhatian mereka pada rilis data yang akan datang dari Amerika Serikat (AS), termasuk Indeks Harga Produsen Inti (IHP) dan angka Penjualan Ritel untuk bulan Agustus.

Indikator-indikator ekonomi ini akan memberikan wawasan berharga mengenai kondisi aktivitas ekonomi di AS dan kemungkinan akan memengaruhi keputusan perdagangan dan sentimen pasar, terutama terkait Greenback.

USD/JPY Bertahan di Dekat Terendah Harian, Penjual Menggoda Support SMA 200 Jam di Dekat Level 147,00

Pasangan USD/JPY berada di bawah tekanan jual selama sesi Asia pada hari Kamis dan menghentikan kenaikan dua hari beruntun ke level tertinggi mingguan
আরও পড়ুন Previous

Analisis Harga AUD/JPY: Memperoleh Traksi di Dekat 94,70, Dalam Saluran Tren Naik

Pasangan AUD/JPY mendapatkan momentum untuk empat hari berturut-turut selama sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini saat ini diperdagangkan di sekita
আরও পড়ুন Next