Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Menghentikan Penurunan Beruntun, Diperdagangkan Lebih Tinggi di Sekitar $1.920

  • Harga emas diperdagangkan lebih tinggi meskipun Dolar AS (USD) menguat.
  • Imbal hasil obligasi AS yang optimis mendukung kenaikan Greenback.
  • Kekhawatiran terkait Tiongkok membebani harga logam mulia.

Harga emas menghentikan penurunan beruntun selama lima hari, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar $1.920, naik 0,20% selama sesi Asia pada hari Kamis. Namun, logam mulia ini menghadapi tekanan turun karena para pedagang memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (Fed) AS hingga akhir tahun 2023.

Sentimen hawkish seputar keputusan kebijakan The Fed pada pertemuan mendatang di bulan September, terus mendukung imbal hasil obligasi AS. Hal ini memperkuat kepercayaan diri para pembeli Dolar AS (USD). Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik menjadi 4,28%, naik 0,05% pada saat artikel ini ditulis. Indeks Dolar AS (DXY) berada di sekitar 104,80, yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama lainnya.

Selain itu, IMP Jasa ISM AS naik ke level tertinggi enam bulan di 54,5 di bulan Agustus dibandingkan ekspektasi 52,5 dan 52,7 sebelumnya. Sementara itu, IMP Komposit dan Jasa S&P Global turun menjadi 50,2 dan 50,5 dibandingkan dengan konsensus pasar 50,4 dan 51,0. Perlu dicatat bahwa data AS yang moderat mendukung dalam menopang Dolar.

Sentimen investor tetap melemah karena kekhawatiran atas memburuknya situasi ekonomi di Tiongkok dan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Faktor-faktor ini membayangi pikiran para investor dan merusak harga Emas.

Namun, perlu dicatat bahwa nada bearish yang berlaku di pasar ekuitas dapat menawarkan dukungan terbatas pada harga logam mulia, mengingat statusnya sebagai aset aman.

Ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok meningkat, yang dapat menjadi penghalang bagi harga logam mulia. Mengutip Reuters, Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan tidak ada revisi yang diharapkan pada tarif AS yang diberlakukan pada Tiongkok selama pemerintahan Trump, hingga tinjauan yang sedang berlangsung oleh Kantor Keuangan AS selesai.

 

Leading Economic Index Jepang Juli Dicatat Di 107.6, Di Bawah Harapan 107.9

Leading Economic Index Jepang Juli Dicatat Di 107.6, Di Bawah Harapan 107.9
Baca lagi Previous

Coincident Index Jepang Juli Turun Dari Sebelumnya 115.1 Ke 114.5

Coincident Index Jepang Juli Turun Dari Sebelumnya 115.1 Ke 114.5
Baca lagi Next