USD/JPY Lanjutkan Kenaikan di Atas Angka 146,70, Fokus pada Pesanan Pabrik AS

  • USD/JPY diperdagangkan di wilayah positif untuk 3 hari berturut-turut pada hari Selasa.
  • Pengeluaran Rumah Tangga Jepang mengalami penurunan terbesar dalam hampir dua setengah tahun.
  • Data ketenagakerjaan AS yang beragam dan IMP Manufaktur yang optimis mengurangi ekspektasi pengetatan Fed.
  • Para pelaku pasar menanti Pesanan Pabrik AS menjelang IMP Jasa ISM AS, Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang.

Pasangan USD/JPY melanjutkan kenaikan di atas pertengahan 146,00-an selama awal sesi Eropa hari Selasa. Pasangan mata uang utama tersebut saat ini diperdagangkan di dekat 146,72, naik 0,16% pada hari ini.

Pengeluaran rumah tangga Jepang mengalami penurunan terbesar dalam hampir dua setengah tahun. Menurut data terbaru yang dirilis pada hari Selasa, Pengeluaran Rumah Tangga Jepang turun 5,0% tahun ke tahun di bulan Juli, di bawah ekspektasi pasar yang mengharapkan penurunan sebesar 2,5%. Angka ini mengindikasikan penurunan selama enam bulan berturut-turut. Sebelumnya, data Monetary Base Jepang untuk bulan Agustus menunjukkan kenaikan 1,2% YoY dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya yaitu penurunan 1,3%.

Perlu disebutkan bahwa Bank of Japan (BoJ) mempertahankan kebijakan moneter longgarnya sembari beralih dari kontrol kurva imbal hasil. Anggota Dewan BoJ Toyoaki Nakamura mengatakan pekan lalu bahwa para pembuat kebijakan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beralih ke pengetatan moneter. Namun, perbedaan kebijakan moneter antara AS dan Jepang dapat membatasi penurunan pasangan USD/JPY untuk saat ini.

Lebih lanjut, Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki menyatakan pekan lalu bahwa meskipun fluktuasi tiba-tiba dalam mata uang tidak diinginkan, tidak ada indikasi yang terlihat dari intervensi di pasar untuk menopang yen yang lemah. Namun, pembuat kebijakan akan mengamati pergerakan mata uang dengan cermat.

Menyusul hasil data ekonomi pekan lalu yang beragam, para pelaku pasar bertaruh bahwa Federal Reserve (Fed) akan mengambil sikap yang tidak terlalu agresif. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan September tetap pada 93%, sementara peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan November sekitar 38%.

Mengenai data AS pekan lalu, Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Agustus berada di angka 187.000, lebih baik dari ekspektasi pasar 170.000 dan pembacaan sebelumnya 157.000. Namun demikian, Tingkat Pengangguran turun secara substansial menjadi 3,8%, dibandingkan dengan konsensus pasar dan tingkat sebelumnya sebesar 3,5%. IMP Manufaktur AS berada di 47,6 dibandingkan 46,4 sebelumnya dan melampaui ekspektasi 47,0. Kenaikan Greenback tampaknya terbatas karena Wall Street ditutup hari ini untuk memperingati Hari Buruh.

Para pelaku pasar akan mengawasi Pesanan Pabrik AS yang akan dirilis hari ini. Perhatian akan beralih ke IMP Jasa ISM AS pada hari Rabu. Pada hari Jumat, Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang untuk kuartal kedua akan dirilis. Angka pertumbuhan kuartalan diharapkan akan tumbuh 1,3%. Para pedagang akan menemukan peluang perdagangan di sekitar pasangan USD/JPY.

 

Lane, ECB: Data Inflasi Awal Bulan Agustus Disambut Baik Namun 'Kita Perlu Melihat Kelanjutannya'

Reuters menerbitkan kutipan wawancara Kepala Ekonom Bank Sentral Eropa (ECB) Phillip Lane, dengan publikasi bisnis Irlandia, The Currency, pada 31 Agu
Leia mais Previous

GBP/USD Dekati Resistance 1,2630, Rincian Pengeluaran Inggris Masih Belum Jelas, Fokus Pada Pesanan Pabrik AS

GBP/USD membenarkan keraguan para pedagang Cable di tengah katalis yang beragam saat bergerak ke 1,2630 menjelang pembukaan London hari Selasa. Terlep
Leia mais Next