WTI Bertahan di Bawah $79,00, Investor Menunggu Pidato Powell dari The Fed
- Harga WTI memulihkan beberapa penurunannya namun tetap berada di bawah level $80,00 di awal sesi Asia pada hari Jumat.
- Para investor khawatir mengenai permintaan minyak dan tingkat suku bunga AS yang lebih tinggi.
- Para pejabat AS sedang menyusun rencana untuk mencabut sanksi terhadap Venezuela.
- Para pedagang minyak akan fokus pada pidato Jerome Powell pada hari Jumat.
Western Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar angka $78,95 sejauh ini pada hari Jumat. Harga WTI masih berada di bawah tekanan karena para investor khawatir mengenai permintaan minyak dan kemungkinan kenaikan suku bunga di AS.
Data IMP S&P Global pada hari Rabu menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di AS, Inggris, Jepang, dan Zona Euro kehilangan momentum karena angkanya berada di bawah ekspektasi. Hal ini, pada gilirannya, membebani harga WTI karena penurunan ekonomi global dapat mengurangi permintaan minyak.
Selain itu, Presiden Federal Reserve (The Fed) Boston Susan Collins mengatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut masih mungkin terjadi dan bahwa mengirimkan sinyal kuat mengenai waktu penurunan suku bunga masih terlalu dini. Perlu dicatat bahwa suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya pinjaman, yang dapat memperlambat ekonomi dan mengurangi permintaan minyak.
Sementara itu, terlepas dari sanksi AS, Iran menyatakan bahwa produksi minyak mentahnya akan mencapai 3,4 juta barel per hari (bph) pada akhir September, seperti yang dinyatakan oleh menteri perminyakannya. Selain itu, para pejabat AS sedang menyusun sebuah rencana untuk mencabut sanksi-sanksi terhadap Venezuela. Hal ini akan memungkinkan Venezuela untuk mengekspor lebih banyak minyak mentah jika negara Amerika Selatan ini maju menuju pemilihan presiden yang bebas dan adil. Perkembangan ini mendorong harga WTI meskipun Dolar AS menguat.
Selanjutnya, para pedagang minyak akan fokus pada pidato Jerome Powell pada hari Jumat. Pidato tersebut dapat memberikan wawasan tentang kondisi ekonomi dan petunjuk apakah inflasi terkendali atau apakah kenaikan suku bunga tambahan diperlukan untuk memerangi inflasi. Acara ini dapat berdampak signifikan pada harga WTI dalam mata uang USD. Para pedagang minyak akan mengambil isyarat dari data dan menemukan peluang perdagangan di sekitar harga WTI.