USD/INR Turun di Bawah 82,50 karena Data IMP AS yang Lebih Lemah, Fokus pada Cadangan Devisa India

  • USD/INR diperdagangkan lebih rendah karena data IMP Inggris yang suram.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS menarik kembali Greenback yang merupakan aset aman.
  • Investor mengharapkan intervensi RBI untuk memperbaiki Rupee India.

USD/INR diperdagangkan lebih rendah di sekitar 82,50 selama sesi Asia hari Kamis, melanjutkan penurunan beruntun yang dimulai pada hari Senin. Pasangan ini telah melanjutkan penurunan setelah data IMP awal yang suram dirilis dari Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS turun tajam karena data ekonomi AS yang lebih lemah, menarik mundur Dolar AS (USD) yang merupakan aset aman.

Selain itu, ada spekulasi pasar yang sedang berlangsung mengenai potensi intervensi oleh Reserve Bank of India (RBI) untuk meningkatkan mata uang India terhadap Greenback. Intervensi semacam itu dapat berdampak signifikan pada pergerakan harga USD/INR, mempengaruhi pergerakan harga secara keseluruhan.

IMP Manufaktur S&P Global pada bulan Agustus turun ke 47, lebih rendah dari ekspektasi 49,3, dari sebelumnya 49. IMP Jasa S&P Global untuk bulan Agustus turun ke 51 dari sebelumnya 52,3, lebih rendah dari ekspektasi 52,2.

Data IMP AS yang lebih lemah telah mengisyaratkan melemahnya aktivitas ekonomi, sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan September oleh Federal Reserve (Fed). Hal ini membuat para pelaku pasar bersikap hati-hati, menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Jumat dalam simposium tahunan Jackson Hole. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur performa Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, berada di kisaran 103,40 pada saat artikel ini ditulis.

Para pedagang Rupee India (INR) kemungkinan akan mengamati rilis Cadangan Devisa India yang akan datang untuk pekan yang berakhir pada 18 Agustus, yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat. Para pelaku pasar juga akan memantau Klaim Pengangguran Awal dari Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan akan dirilis pada hari yang sama. Data-data ini dapat memberi dorongan baru bagi para pedagang USD/INR.

 

USD/CAD Gambarkan Kecemasan Pasar di Atas 1,3500, Harga Minyak Lesu, Fokus pada Dolar AS, dan Ketua Fed Powell

Para penjual USD/CAD berjuang untuk mempertahankan kendali setelah kembali ke sesi perdagangan pada hari sebelumnya, setelah pasangan USD/CAD berbalik
अधिक पढ़ें Previous

Analisis Harga NZD/USD: Pemulihan dari Level Terendah YTD Terhenti di Dekat Rintangan Saluran Turun

Pasangan NZD/USD melemah selama sesi Asia pada hari Kamis dan mengikis sebagian dari kenaikan kuat hari sebelumnya ke level tertinggi satu pekan. Pasa
अधिक पढ़ें Next