Indonesia: Total Investasi Naik ke Level Tertinggi Baru di Kuartal Kedua – UOB

Ekonom UOB Group Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom Muda Agus Santoso mengomentari angka-angka Total Investasi terbaru di Indonesia.

Poin-Poin Penting yang Dapat Diambil dari Laporan Ini

Indonesia terus menarik total investasi yang lebih tinggi pada kuartal kedua tahun 2023 sebesar Rp349,8 triliun, mencatatkan pertumbuhan 15,7% y/y yang kuat dan mencatatkan rekor tertinggi baru dalam satu dekade terakhir. Pendorong utama termasuk investasi di industri pengolahan logam yang sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kapasitas hilirisasi di dalam negeri dan optimisme di industri Indonesia yang tetap berada di zona ekspansi.

Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp163,5 triliun atau 53,3% dari total investasi, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp163,5 triliun atau 46,7%. Secara spasial, total investasi di luar Jawa mencapai 52% dari total investasi, sementara investasi di Jawa mencatat 48% dari total investasi. Tingginya investasi di luar Jawa sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan industri di kawasan timur Indonesia.

Dalam hal penciptaan lapangan kerja, investasi yang masuk ke Indonesia pada Kuartal 2 2023 menyumbang 464,3 ribu lapangan kerja baru, meningkat tajam sebesar 44,9% y/y atau +79,6 ribu dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Ke depannya, pemerintah Indonesia bertekad untuk memperluas hilirisasi mineral yang menargetkan 21 komoditas sebagai target prioritas pada tahun 2023-2035. Agenda ini dapat mendorong investasi untuk tumbuh lebih besar melanjutkan lintasannya.

USD/JPY: Penurunan Dapat Berlanjut Menuju 135,60 saat Terjadi Penurunan di Bawah 137 – SocGen

USD/JPY mengalami penurunan bertahap selama lima sesi berturut-turut. Para ekonom di Société Générale menganalisa prospek teknikal pasangan mata uang
مزید پڑھیں Previous

USD/CLP Tidak Mungkin Diperdagangkan di Bawah 800 Secara Berkelanjutan – ING

Hari ini kita dapat melihat pemotongan besar pertama di Amerika Latin, di Chili. Para ekonom di ING menganalisis prospek Peso Chili (CLP). Awal dari
مزید پڑھیں Next