Analisis Harga USD/TRY: Reli Berhenti Sementara di Atas 22,00

  • USD/TRY telah menyaksikan jeda sementara dalam reli mendekati 22,08.
  • Penurunan tipis dalam taruhan hawkish Fed setelah rilis IMP Jasa AS yang lemah telah memangkas daya tarik Dolar AS.
  • USD/TRY telah membukukan 10 penyelesaian positif berturut-turut dalam skala mingguan.

Pasangan USD/TRY telah menyaksikan penurunan momentum kenaikan setelah mencetak level tertinggi sepanjang masa di 22,08 di akhir sesi Asia. Aset ini diharapkan akan melanjutkan perjalanan naiknya karena sentimen mengenai Lira Turkiye telah memburuk setelah Presiden Erdogan mendapatkan masa jabatan lagi. Presiden Erdogan sedang berusaha untuk merombak kabinet dan membawa kebijakan ekonomi ke arah yang baru.

Indeks Dolar AS (DXY) telah berbalik arah setelah mempertahankan support krusial di 104,00. Indeks USD menunjukkan aksi korektif setelah gagal melampaui level tertinggi hari Senin di 104,40. Penurunan tipis dalam taruhan hawkish Federal Reserve (Fed) setelah rilis IMP Jasa Amerika Serikat yang lemah telah memangkas daya tarik Dolar AS.

USD/TRY telah membukukan 10 penyelesaian positif berturut-turut dalam skala mingguan. Alat ekspansi Fibonacci yang diplot pada pekan ketiga Desember 2021 menunjukkan bahwa aset tersebut telah naik di atas rasio 138,2% yang ditempatkan di 21,58.

Relative Strength Index (RSI) (14) berosilasi dalam kisaran bullish 60,00-80,00, tidak menunjukkan tanda-tanda divergensi tetapi berada dalam situasi overbought.

Pasangan USD/TRY sudah berada di wilayah yang tidak diperdagangkan dan terobosan di atas level tertinggi perdagangan harian di 22,34 akan mendorong aset menuju resistensi level bulat di 23,00 dan 23,50.

Atau, terobosan yang menentukan di bawah level terendah 6 Juni di 21,20 akan menyeret aset menuju level terendah 2 Juni di 20,83 diikuti oleh level terendah 31 Mei di 20,53.

Grafik Mingguan USD/TRY

Grafik Mingguan USD/TRY

 

Ueda, BoJ: Akan Membahas Mengenai Pintu Keluar Kebijakan Ketika Semakin Dekat dengan Pencapaian Target Harga

Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu, "ketika pencapaian target harga telah terlihat, kami akan mendiskusikan secara spes
আরও পড়ুন Previous

Kontrak Berjangka Emas: Konsolidasi Jangka Pendek di Depan Mata

Open interest di pasar emas berjangka naik lebih dari 2 ribu kontrak pada hari Selasa, sekaligus membalik tren penurunan yang terjadi sejak 16 Mei, me
আরও পড়ুন Next