Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Terus Bergerak di Atas $1.980,00 Menjelang Kebijakan Fed dan Data AS

  • Harga emas menunjukkan performa sideways di atas $1.980,00 karena para investor menunggu kebijakan The Fed.
  • Indeks S&P500 berjangka telah memulihkan lebih banyak penurunan yang tercatat di awal sesi Asia di tengah membaiknya kemampuan pengambilan risiko para investor.
  • Harga emas berkonsolidasi dalam kisaran sempit $1.971-2.021 dari pekan lalu.

Harga emas (XAU/USD) menunjukkan pergerakan bolak-balik di atas $1.980,00 di sesi Tokyo. Logam mulia ini sedang berjuang untuk menemukan arah karena para investor menunggu pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) dan data-data penting Amerika Serikat lainnya.

Indeks S&P500 berjangka telah memulihkan lebih banyak penurunan yang tercatat di awal sesi Asia di tengah meningkatnya kemampuan pengambilan risiko para pelaku pasar. Indeks Dolar AS (DXY) mencari support setelah koreksi di sekitar 102,00. Di awal Asia, Indeks USD turun setelah gagal menaklukkan resistensi dua pekan di 102,20. Tampaknya kenaikan dalam Indeks USD dibatasi karena pasar mengantisipasi panduan netral dari ketua Fed Jerome Powell mengenai suku bunga.

Pada hari Senin, IMP Manufaktur ISM AS (April) berhasil pulih ke 47,1 dari rekor terendahnya di 46,3 yang tercatat sejak Mei 2022. Namun, angka di bawah level acuan 50,0 dianggap sebagai kontraksi dalam aktivitas ekonomi. IMP Manufaktur AS tetap berada di bawah 50,0 secara berturut-turut untuk keenam kalinya karena kenaikan suku bunga The Fed dan prospek permintaan yang suram telah memaksa perusahaan-perusahaan untuk melakukan underutilisasi kapasitas.

Ke depannya, data ketenagakerjaan AS dari Automatic Data Processing (ADP) akan menjadi sangat penting. Menurut prakiraan, pasar tenaga kerja AS telah menyaksikan penambahan 150 ribu karyawan baru, lebih tinggi dari rilis sebelumnya 145 ribu.

Analisis Teknikal Emas

Harga emas berkonsolidasi dalam kisaran sempit $1.971-2.021 dari pekan lalu karena investor menunggu kebijakan moneter dari The Fed untuk langkah yang menentukan. Trendline miring ke atas dari level terendah 22 Maret di $1.934,34 bertindak sebagai support bagi para pembeli Emas.

Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di $1,990.28 menunjukkan keterikatan pada harga Emas, yang mengindikasikan kinerja yang kurang bersemangat.

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) hampir tergelincir ke dalam kisaran bearish 20,00-40,00, yang akan mengaktifkan momentum bearish.

Grafik Empat Jam Emas

Grafik Empat Jam Emas

 

Inflasi (Bln/Bln) Indonesia April Keluar Sebesar 0.33%, Di Bawah Harapan (0.37%)

Inflasi (Bln/Bln) Indonesia April Keluar Sebesar 0.33%, Di Bawah Harapan (0.37%)
了解更多 Previous

Menteri Ekonomi Jepang Goto: Regulator dan Lembaga Keuangan AS Perlu Merespons Risiko Likuiditas

Masalah-masalah sektor perbankan di Amerika Serikat dan Eropa disebabkan oleh risiko likuiditas dan suku bunga, tetapi tidak akan berdampak pada ekono
了解更多 Next