Breaking: EUR/USD Meraih Tertinggi Baru 13 Bulan, Mendekati 1,1100

  • EUR/USD rally ke tertinggi baru multi-bulan, di dekat 1,1100.
  • Kekhawatiran seputar babak krisis perbankan lainnya di AS membebani peluang kenaikan suku bunga 25 bp The Fed.

EUR/USD melonjak tajam di atas tertinggi tahunan terakhir di 1,1076 dan mencapai tertinggi 13-bulan di sekitar 1,1095. Kekhawatiran terhadap kesehatan bank-bank regional di Amerika Serikat (AS) memicu arus keluar dari Dolar AS (USD), seperti yang ditunjukkan oleh Indeks Dolar AS (DXY) yang ambruk 0,75%. Pada saat penulisan, EUR/USD diperdagangkan di 1,1067.

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS, dan Risiko Krisis Perbankan di AS, Pendorong Lonjakan EUR/USD

Saat sesi Amerika Utara dimulai, EUR/USD mencapai tertinggi harian di bawah 1,1100, karena First Republic Bank, yang mengambil alih Silicon Valley Bank (SVB), menunjukkan sahamnya anjlok 49% pada hari Selasa, karena simpanan menyusut. Itu memicu kekhawatiran kemungkinan penularan dan potensi jeda pada siklus pengetatan Federal Reserve (The Fed) AS. Oleh karena itu, greenback jatuh.

Penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS adalah salah satu alasan kenaikan EUR/USD. Selain itu, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve AS sebesar 25 bp berkurang menjadi 75,3%, dibandingkan dengan 83,3% dalam satu minggu.

Reaksi Pasar EUR/USD

EURUSD
EUR/USD melonjak dari sekitar pivot harian R1 di 1,1040 dan mempercepat tren naiknya menuju tertinggi multi-bulan 1,1095, beberapa pip dari pivot harian R1. Meskipun telah mundur sekitar 30 pip dari tertinggi harian, pembeli masih bertanggung jawab atas tren naik, dan level 1,1100 masih terlihat.

 

Perubahaan Persediaan Minyak Mentah EIA Amerika Serikat April 21 Di Bawah Harapan (-1.486M) : Aktual (-5.054M)

Perubahaan Persediaan Minyak Mentah EIA Amerika Serikat April 21 Di Bawah Harapan (-1.486M) : Aktual (-5.054M)
Baca lagi Previous

Produksi Industri Rusia Maret di atas harapan -1.6%: Aktual (1.2%)

Produksi Industri Rusia Maret di atas harapan -1.6%: Aktual (1.2%)
Baca lagi Next