Indonesia: Perbaikan Lebih Lanjut Dalam Industri Logam Dasar – UOB
Ekonom Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom junior Agus Santoso di UOB Group menilai perkembangan terkini industri logam dasar di Indonesia.
Kutipan Utama
“Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam yang besar yang berkontribusi pada total ekspornya. Namun, sebagian besar komoditas diekspor dalam bentuk bahan mentah, sehingga kurang memiliki nilai tambah. Untuk menjawab permintaan global yang lebih tinggi dan meraup pendapatan ekspor yang lebih tinggi dalam waktu dekat, Indonesia harus mulai meningkatkan kapasitas dan kemampuan hilirisasinya, dimulai dengan logam-logam dasar.”
“Industri logam dasar itu sendiri penting dan lebih jauh lagi, memiliki efek ke berbagai sektor. Meningkatnya permintaan komoditas logam dasar yang diproduksi mendorong pemerintah melakukan ekspansi hilirisasi ke berbagai komoditas logam dasar seperti nikel, tembaga, bauksit, dan timah.”
“Pemerintah telah menyiapkan 3 langkah strategis untuk mendorong implementasi hilirisasi di Indonesia seperti penguatan infrastruktur, deregulasi regulasi, dan pengembangan ekosistem industri.”