AUD/USD Menemukan Support Menengah di Dekat 0,6660, IMP AS dan Kebijakan RBA Menjadi Pusat Perhatian

  • AUD/USD telah membangun support menengah di dekat 0,6660, penurunan lebih lanjut terlihat mungkin terjadi.
  • Federal Reserve diharapkan akan tetap hawkish karena harga minyak yang lebih tinggi telah mendorong ekspektasi inflasi AS.
  • Reserve Bank of Australia diharapkan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut ke 3,80% karena inflasi sangat jauh dari level yang diinginkan.
  • AUD/USD telah menembus pola grafik Head and Shoulders yang garis lehernya ditempatkan dari 0,6660.

AUD/USD telah menemukan support perantara di sekitar 0,6660 setelah pergerakan turun di sesi Asia. Aset AUD/USD ini telah mencoba pemulihan yang layak namun kemungkinan akan tetap berada dalam tekanan karena investor menunggu rilis data IMP Manufaktur ISM Amerika Serikat untuk mendapatkan dorongan baru. Dolar Australia akan menghadapi volatilitas yang sangat besar karena para investor bersiap untuk keputusan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA), yang akan diumumkan pada hari Selasa.

Indeks S&P500 berjangka diperdagangkan dalam lintasan negatif di awal sesi Eropa di tengah harga minyak yang lebih tinggi yang didorong oleh kekhawatiran pemangkasan produksi minyak lebih lanjut oleh OPEC+, yang menggambarkan tema penghindaran risiko. Beban harga minyak yang lebih tinggi akan dialihkan ke produsen, yang akan memaksa mereka untuk menaikkan harga penawaran di gerbang pabrik. Pada akhirnya, rumah tangga akan menjadi korban utama, yang dapat mengakibatkan melemahnya permintaan ritel.

Permintaan untuk obligasi pemerintah AS telah jatuh di tengah-tengah kekhawatiran baru akan kenaikan inflasi global yang diilhami oleh harga minyak yang lebih tinggi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah naik mendekati 3,52%.

Dolar AS Menguat karena Federal Reserve akan Tetap Hawkish 

Pergerakan naik yang besar telah dicatat dalam Dolar AS karena kenaikan harga minyak kemungkinan akan membawa konsekuensi serius di masa depan. Berbagai negara sedang berjuang untuk kembali ke jalur yang benar setelah satu tahun inflasi yang membandel. Dan sekarang harga minyak yang lebih tinggi diharapkan akan melemahkan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengendalikan inflasi. Hal ini telah mendukung Dolar AS karena Federal Reserve (Fed) akan melanjutkan program pengetatan kebijakan untuk menetralisir tekanan inflasi yang diilhami oleh minyak. Berdasarkan alat CME Fedwatch, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25bp menjadi 5,00-5,25% untuk pertemuan kebijakan moneter bulan Mei telah melonjak di atas 61%.

Ke depannya, data IMP Manufaktur ISM AS akan membuat para investor sibuk. Menurut konsensus, IMP Manufaktur diharapkan akan turun tipis ke 47,5 dari rilis sebelumnya di 47,7. Investor harus menyadari bahwa IMP Manufaktur AS telah berada di bawah 50,0 secara berturut-turut dalam empat bulan terakhir.

Dari keseluruhan IMP Manufaktur AS, Indeks Pesanan Baru akan menjadi pusat perhatian karena memberikan isyarat tentang prospek manufaktur. Permintaan ke depan untuk sektor manufaktur diharapkan akan mengalami kontraksi yang signifikan menjadi 44,6 vs. rilis sebelumnya di 47,00.

Kenaikan Suku Bunga Sebesar 25 bp Kemungkinan akan Dilakukan oleh Reserve Bank of Australia

Dolar Australia tetap bergejolak di sesi Asia setelah IHS Markit melaporkan data IMP Manufaktur Caixin yang lemah. Data ekonomi tersebut berada di level 50,0, lebih rendah dari konsensus 51,7 dan rilis sebelumnya 51,5. Sebagai mitra dagang utama Tiongkok, Dolar Australia terdampak oleh penurunan skala aktivitas manufaktur dalam perekonomian Tiongkok .

Untuk saat ini, sorotan telah bergeser ke keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia, yang akan diumumkan pada hari Selasa. Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe diperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 3,80%. Indikator inflasi bulanan Australia telah melunak menjadi 6,8% di bulan Februari dari puncaknya sebesar 8,4% yang tercatat di bulan Desember. Adanya bukti yang menunjukkan penurunan tajam dalam inflasi Australia tidak akan cukup untuk memaksa para pembuat kebijakan RBA untuk mempertahankan suku bunga.

Prospek Teknikal AUD/USD

Grafik AUD/USD

AUD/USD telah menembus pola grafik Head and Shoulder, yang mengindikasikan ledakan konsolidasi yang berkepanjangan dan menghasilkan reversal bearish, yang terbentuk pada skala per jam. Garis leher dari pola grafik yang digambarkan dari titik terendah 29 Maret di 0,6661 telah ditembus.

Sebuah bear cross, yang diwakili oleh Exponential Moving Average (EMA) 20 dan 50 periode di 0,6696 mengindikasikan lebih banyak pelemahan di masa mendatang.

Relative Strength Index (RSI) (14) telah turun ke kisaran bearish 20,00-40,00, tidak menunjukkan tanda-tanda divergensi dan tidak ada bukti situasi oversold.

 

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia Maret Di Bawah Harapan (45.9) : Aktual (45.7)

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia Maret Di Bawah Harapan (45.9) : Aktual (45.7)
Leia mais Previous

Anggaran Perancis Februari: €-52.32B versus Sebelumnya €-21.148B

Anggaran Perancis Februari: €-52.32B versus Sebelumnya €-21.148B
Leia mais Next