Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Bertahan Stabil di Sekitar $1.940 Menjelang Keputusan Kebijakan Fed
- XAU/USD terkoreksi dari $2.000 karena imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak akibat backstop the Fed.
- Harga emas siap menghadapi potensi volatilitas di tengah pertemuan Fed mendatang.
- Harga emas dapat turun lebih jauh jika dot plot tetap melebar.
XAU/USD kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran sempit karena pasar menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed). Harga emas mengalami retracement tajam setelah mencapai angka $2.000 pada hari Senin, dengan penurunan yang terjadi karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Harga emas melonjak ke level $2.000 di tengah gejolak perbankan global, mendorong investor untuk berbondong-bondong membeli obligasi pemerintah AS dan menyebabkan imbal hasil turun. Logam mulia ini menguat sebanyak 10%, atau sekitar $180, mencapai level tertinggi dalam satu tahun terakhir karena permintaan safe-haven meningkat setelah runtuhnya Silicon Valley Bank yang berbasis di AS dan krisis di pemberi pinjaman Credit Suisse.
Krisis perbankan berubah ketika pihak berwenang AS melakukan intervensi, menyuntikkan likuiditas Dolar ke pasar. The Fed pada awalnya memulai kembali jalur swap untuk bank-bank sentral yang membutuhkan dan membuka jendela diskon untuk bank-bank komersial yang kesulitan. Kemudian, Menteri Keuangan AS Janet Yellen memastikan jaminan deposito untuk semua bank-bank kecil.
Perkembangan ini agak meredakan kekhawatiran investor, yang menyebabkan peningkatan eksposur risiko dan penutupan positif untuk Wall Street pada hari Selasa.
Hal ini semakin mendorong investor untuk mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) dari The Fed. Dengan semakin dekatnya pertemuan The Fed, akan sangat penting untuk memantau dot plot dan panduan ke depan. Dot plot yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi investor akan repricing yang hawkish, sehingga memberikan tekanan lebih lanjut pada harga emas.
Para pedagang disarankan untuk lebih berhati-hati, karena peristiwa ini dapat menimbulkan berbagai interpretasi atas pernyataan kebijakan karena polarisasi yang luas di antara para investor. Tidak semua peristiwa Fed sama; beberapa menawarkan aksi harga yang lebih jelas, sementara yang lain menghasilkan perdagangan yang berombak. Konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell dapat memberikan kejelasan lebih lanjut bagi para investor.