S&P 500 Futures, Yield Obligasi Pemerintah AS Turun karena Kehati-hatian yang Terkait Upaya The Fed Kurangi Kekhawatiran Sektor Perbankan

  • Sentimen pasar tetap tidak berubah selama awal yang lesu di pekan yang penting ini.
  • Kontrak Berjangka S&P 500 berada di sekitar level tertinggi dua minggu, berusaha keras untuk melanjutkan tren naik dua hari.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun memudar dari pemulihan sebelumnya dari level terendah enam bulan.
  • Kecemasan mengenai langkah The Fed selanjutnya kontras dengan berita utama yang positif terhadap risiko dari sektor perbankan yang membatasi pergerakan di hari yang penting ini.

Para pedagang global dengan tepat menggambarkan kecemasan pasar menjelang pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang sangat penting pada hari Rabu dini hari. Dengan demikian, para pelaku pasar berusaha keras untuk mengonfirmasi sejumlah tajuk utama terbaru yang menunjukkan meredanya kekhawatiran dari sektor perbankan.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 tetap lesu di sekitar 4.040 meskipun indeks Wall Street ditutup optimis sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS berusaha keras untuk melanjutkan pemulihan dua hari dari level terendah sejak September 2022. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun mencatatkan penurunan satu basis poin di sekitar 3,60% dan 4,18% pada saat berita ini ditulis.

Kewaspadaan sebelum FOMC menjadi lebih penting saat ini karena para pengambil kebijakan AS berusaha keras untuk mendorong kembali kekhawatiran akan krisis 2008. Yang juga menyoroti FOMC hari ini adalah data AS yang baru-baru ini beragam dan seruan hawkish pasar untuk menyaksikan kenaikan suku bunga 0,25%. Namun, perlu dicatat bahwa perhatian utama tertuju pada perkembangan dot plot The Fed dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell.

Di tempat lain, para pedagang menyaksikan sejumlah tajuk utama yang beragam pada hari Selasa, setelah putaran awal berita optimis yang mendukung imbal hasil obligasi pemerintah AS dan indeks Wall Street. Diantaranya adalah berita bahwa para pengambil kebijakan AS sedang mendiskusikan cara-cara untuk melampaui Kongres untuk membela bank-bank dan kabar bahwa First Republic Bank mengincar bantuan pemerintah dan menyentuh para investor.

Sebelumnya, komentar Menteri Keuangan AS Janet Yellen mendapatkan perhatian utama karena dia mengatakan, "Tindakan Departemen Keuangan, The Fed, FDIC mengurangi risiko kegagalan bank lebih lanjut yang akan membebani dana asuransi simpanan." Sebelumnya pada hari Selasa, Bloomberg membagikan berita yang menyatakan bahwa "para pejabat AS sedang mempelajari cara-cara yang dapat mereka lakukan untuk memperluas cakupan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk sementara waktu ke seluruh deposito, sebuah langkah yang diinginkan oleh sebuah koalisi bank dengan alasan bahwa hal tersebut diperlukan untuk mencegah potensi krisis keuangan." Selain para pengambil kebijakan AS, Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) Martins Kazaks dan Dr. Marcel Rohner, Ketua Asosiasi Perbankan Swiss juga berusaha meyakinkan pasar bahwa sistem perbankan mereka tidak berada di ambang kehancuran.

Pada halaman yang berbeda, Reuters mengeluarkan berita yang menunjukkan tantangan geopolitik terhadap ekonomi global karena kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Rusia, yang pada gilirannya seharusnya dapat meningkatkan sentimen risk-on. Berita ini juga mengutip pernyataan bersama yang menuduh Barat dengan menyebutkan bahwa Amerika Serikat merongrong stabilitas global dan NATO menerobos masuk ke wilayah Asia-Pasifik.

Ke depan, angka inflasi Inggris dan pidato dari Presiden ECB Christine Lagarde dapat menghibur para pelaku pasar menjelang pengumuman penting The Fed.

Baca juga: Forex Hari Ini: Sentimen Pasar Membaik Menjelang The Fed, DXY Bertahan

Analisis Harga AUD/NZD: Pembeli Menghadapi Resistance Penting, Tunggangi Support Dinamis

Dolar Australia dan Selandia Baru dalam tawaran beli dengan AUD ini memimpin menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS mendatang di tengah mere
อ่านเพิ่มเติม Previous

Analisis Harga USD/MXN: Pembeli Peso Meksiko Sentuh Konvergensi EMA Utama di Dekat 18,60

Para penjual USD/MXN beristirahat sejenak di sekitar 18,60 pada awal hari Rabu karena para pelaku pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter Kom
อ่านเพิ่มเติม Next