GBP/USD Stabil di Sekitar Pertengahan 1,2100-an karena Pasar Bersiap untuk Inflasi AS yang Lebih Rendah

  • GBP/USD tetap datar setelah menghentikan tren naik dua hari pada hari sebelumnya, mengambil tawaran beli akhir-akhir ini.
  • Optimisme yang hati-hati memungkinkan pembeli Cable untuk mengambil kembali kendali menjelang IHK AS.
  • Inggris dan Jepang bersiap untuk perjanjian pertahanan, PM Inggris memuji kondisi kesehatan meskipun ada pemogokan pekerja.
  • Katalis risiko dapat menghibur para pedagang menjelang data inflasi.

GBP/USD tak bergerak di sekitar 1,2150 menjelang pembukaan London hari Rabu karena pasar global sebagian besar tetap sepi menjelang data inflasi AS, yang akan dipublikasikan pada hari Kamis. Yang juga bertindak sebagai hambatan perdagangan adalah petunjuk beragam dari sisi makro, serta tidak adanya data/peristiwa besar menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Desember.

Meskipun demikian, optimisme pasar yang berhati-hati, terutama karena keraguan para bankir sentral dalam memberikan petunjuk kebijakan moneter selama acara Riksbank juga tampaknya membantu pembeli GBP/USD. Di jalur yang sama, harapan akan lebih banyak stimulus dari Tiongkok dan optimisme Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak seputar sektor perawatan kesehatan Inggris meskipun saat ini terjadi pemogokan pekerja medis.

Di tempat lain, kekhawatiran bahwa Tiongkok dan Rusia mungkin tidak menyukai perjanjian pertahanan antara Inggris dan Jepang tampaknya menguji pembeli GBP/USD. Selain itu, yang membebani harga Cable adalah perkiraan ekonomi suram dari Bank Dunia (WB). Pada hari Selasa, Bank Dunia (WB) menyampaikan pandangan pesimis dan mengharapkan ekonomi global akan tumbuh sebesar 1,7% pada tahun 2023, turun tajam dari 3% pada perkiraan bulan Juni. Lembaga yang berbasis di Washington ini juga meningkatkan kekhawatiran resesi global dengan mengutip skala perlambatan baru-baru ini.

Di tengah permainan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mundur menjadi 3,58% setelah naik 10 basis poin (bp) menjadi 3,61% pada hari sebelumnya. Pada baris yang sama, penutupan Wall Street yang optimis membantu S&P 500 Futures tetap menguat di sekitar 3.945, bahkan ketika pengukur ekuitas tak mendukung para pembeli.

Selanjutnya, GBP/USD mungkin akan mengalami kesulitan lebih lanjut dalam memikat para pedagang momentum di tengah kalender yang ringan. Meski begitu, berita utama seputar kondisi ketenagakerjaan dan inflasi Inggris, serta dari Tiongkok, dapat menghibur para pedagang Cable.

Analisis Teknis

Candlestick hanging man hari Selasa pada grafik harian GBP/USD menimbulkan keraguan tentang pergerakan pemulihan terbaru pasangan ini.

 

Indeks Ekonomi Utama Jepang November Keluar Sebesar 97.6, Di Bawah Harapan (98.8)

Indeks Ekonomi Utama Jepang November Keluar Sebesar 97.6, Di Bawah Harapan (98.8)
مزید پڑھیں Previous

Rumah Tangga Jepang Mengharapkan Harga-harga akan Naik Dalam Setahun dari Sekarang – Survei BoJ

Survei triwulanan oleh Bank of Japan (BoJ) menunjukkan pada hari Rabu, mayoritas rumah tangga Jepang melihat harga-harga meningkat setahun dari sekara
مزید پڑھیں Next