Penjual USD/JPY Masuk di Resistance 137,80

  • Penjual USD/JPY masuk dalam konsolidasi sideways.
  • The Fed membebani sentimen risiko, mendukung Dolar AS.

USD/JPY berada di bawah tekanan di Asia, berusaha untuk mengoreksi rally Dolar AS dari hari sebelumnya. Pada saat penulisan, USD/JPY turun sekitar 0,28%, turun dari tertinggi 137,80 ke terendah 137,35 sejauh ini.

Dolar AS melonjak pada hari Kamis, dipimpin oleh kenaikan kuat terhadap yen karena investor khawatir terhadap risiko resesi dengan Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunga hingga tahun depan. Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan lebih banyak kenaikan akan terjadi tahun depan dan benchmark overnight interest rate akan naik di atas 5% pada tahun 2023. Pelaku pasar uang memprakirakan setidaknya dua kenaikan suku bunga 25 bp tahun depan dan biaya pinjaman mencapai puncaknya di sekitar 4,9% pada pertengahan tahun, sebelum turun ke sekitar 4,4% pada akhir 2023.

Keadaan di atas telah memicu nada risk-off di pasar di negara tersebut hingga liburan minggu depan. Indeks saham AS ditutup melemah tajam pada hari Kamis. Penurunan benchmark menandai penurunan persentase satu hari terbesar S&P dan Nasdaq sejak 2 November, dan terbesar untuk Dow sejak 13 September. Masing-masing ditutup di level terendah sejak 9 November.

JPY tetap menjadi permain terburuk FX-G10 tahun ini

Sementara itu, analis di Rabobank mencatat bahwa ''JPY tetap menjadi mata uang G10 dengan kinerja terburuk sepanjang tahun ini, dengan penurunan terhadap USD saat ini di 14,9%. Namun, ketika USD/JPY mencapai tertinggi baru-baru ini di sekitar 151,95, penurunan JPY tahun ini mencapai lebih dari 22%.''

 

Analisis Harga GBP/uSD: Candlestick Bearish Kicker Dukung Pembalikan

Pasangan GBP/USD telah mengalami pemulihan setelah turun mendekati 1,2156 pada hari Kamis. Cable mengalami sell-off setelah Gubernur Bank of England (
Leer más Previous

Analisis Harga Perak: SMA 50 Batasi Penjual XAG/USD Dekat $23,00

Harga perak (XAG/USD) naik-turun di sekitar $23,00 dan penjual menggoda SMA 50 selama Jumat pagi, setelah mengonfirmasi pola grafik bearish rising wed
Leer más Next