USD/CAD Turun ke 1,3350 karena Minyak Konsolidasikan Pelemahan Terbaru, Dolar AS Melemah akibat Isu Fed, Covid

  • USD/CAD mengambil penawaran jual sehingga mencetak tren turun tiga hari dan menyentuh kembali level terendah mingguan.
  • Harga minyak pulih setelah mengalami pelemahan terbesar di tengah optimisme hati-hati di pasar.
  • Dolar AS turun di tengah kekhawatiran bahwa The Fed mendekati 'poros'.
  • Liburan Thanksgiving dan kalender ekonomu yang sepi dapat membatasi pergerakan langsung pasangan mata uang ini.

USD/CAD bertahan pada bias bearish karena menyentuh kembali level terendah mingguan di dekat 1,3350 selama awal Kamis. Dengan demikian, pasangan Loonie ini membalikkan kenaikan minggu sebelumnya, yang pertama dalam lima minggu, di tengah harga minyak mentah WTI yang baru-baru ini lebih kuat dan pelemahan Dolar AS berbasis luas.

Minyak mentah WTI, barang ekspor terbesar Kanada, melakukam pemulihan di sekitar $77,80 sambil memangkas penurunan harian terbesar dalam dua bulan di tengah sentimen penawaran beli yang ringan di pasar. Penurunan emas hitam ini sebelumnya dapat dikaitkan dengan kekhawatiran berkurangnya permintaan akibat karantina terkait virus Korona di Tiongkok, serta ekspektasi lebih banyak pasokan dari OPEC+. Namun, pelemahan Dolar AS dan sejumlah perbincangan terkait pembukaan bertahap di negara naga tersebut tampaknya telah mendukung para pembeli energi akhir-akhir ini.

Meskipun demikian, Bloomberg melaporkan bahwa jumlah penularan harian Covid di Tiongkok naik ke rekor tertinggi, melebihi puncak sebelumnya pada bulan April, karena memerangi wabah yang telah berkembang sejak negara tersebut mengadopsi pendekatan yang lebih bertarget untuk mengendalikan virus. Berita itu juga menambahkan bahwa negara tersebut melaporkan 29.754 kasus baru untuk hari Rabu, lebih dari 28.973 penularan yang tercatat pada pertengahan April ketika pusat keuangan Shanghai dalam karantina yang melelahkan selama dua bulan yang membuat penduduk kesulitan untuk mengakses makanan dan layanan medis. Meski begitu, para pengambil kebijakan Tiongkok yang akan mengubah kebijakan nol-covid telah diperingatkan dalam liputan mediasi terbaru.

Perlu dicatat bahwa harapan langkah-langkah pemerintah Tiongkok untuk meringankan rasa sakit di sektor real-estate dan keuangan, serta sejumlah perbincangan seputar pemotongan Rasio Persyaratan Cadangan Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China’s/PBOC), juga tampaknya telah mendukung sentimen risk-on.

Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) mengalami penurunan terbanyak dalam dua minggu pada hari sebelumnya setelah Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market CommitteeFOMC) terbaru mengisyaratkan bahwa para pengambil kebijakan membahas perlunya memperlambat kenaikan suku bunga. Selain itu, yang membebani Greenback adalah sejumlah perbincangan terkait tingkat suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang "cukup ketat", seperti yang ditunjukkan dalam Risalah Rapat The Fed.

Selain itu, data aktivitas AS untuk bulan November yang suram juga membebani Dolar AS dan mendukung para penjual USD/CAD. Pembacaan awal IMP Manufaktur Global S&P AS untuk bulan November turun ke 47,6 dari 50,0 yang diharapkan dan 50,4 sebelumnya, sedangkan IMP Jasa juga mengikuti penurunan ke 46,1 dibandingkan dengan 47,9 prakiraan pasar dan 47,8 pembacaan sebelumnya. Secara keseluruhan, IMP Gabungan Global S&P untuk bulan November turun ke 46,3 dibandingkan 47,7 yang diharapkan dan 48,2 pembacaan sebelumnya.

Di tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap tertekan di sekitar 3,69%.

Selanjutnya, kalender ekonomi yang sepi dapat membuat para penjual USD/CAD tetap optimis, tetapi pemantulan korektif di tengah kurangnya likuiditas tidak dapat dikesampingkan.

Analisis Teknis

Pembalikan arah yang jelas dari rintangan 21-DMA, di sekitar 1,3455 pada saat berita ini ditulis, mengarahkan para penjual USD/CAD menuju support 100-DMA di dekat 1,3265.

 

Wang, PBOC: Tiongkok Harus Menormalkan Pertumbuhan Ekonomi Secepatnya

Seorang penasihat komite kebijakan moneter People's Bank of China (PBOC), Wang Yiming, mengatakan pada hari Kamis bahwa Tiongkok harus bertujuan untuk
Leia mais Previous

IMF Perkirakan Kenaikan Ekonomi secara Bertahap untuk Tiongkok

Temuan awal yang dirilis awal pekan ini oleh Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok diproyeksikan tumbuh sebesar 3,2% pad
Leia mais Next