EUR/USD Incar Kenaikan Lebih Lanjut di Atas 1,0300 karena Dolar AS Turun Jelang Risalah Rapat FOMC

  • EUR/USD mengambil tawaran beli untuk mempertahankan pergerakan pemulihan hari sebelumnya.
  • Dolar AS tetap tertekan meskipun sentimen beragam di pasar, tidak adanya pergerakan obligasi.
  • Para pembeli mencari konfirmasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 50 bp pada bulan Desember.
  • IMP awal, Pesanan Barang Tahan Lama AS, dan beberapa katalis risiko merupakan katalis-katalis tambahan yang harus diperhatikan untuk dorongan baru.

EUR/USD tetap sedikit dalam tawaran beli di dekat 1,0320 karena didukung oleh pelemahan Dolar AS selama Rabu pagi di Eropa. Namun demikian, kenaikan terbaru harga, bagaimanapun, tampak dangkal menjelang sejumlah data/acara penting.

Indeks Dolar AS (DXY) mencetak tren turun dua hari di sekitar 107,00, melemsah sebesar 0,10% dalam perdagangan harian pada saat berita ini ditulis, karena imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lesu menantang para pembeli greenback.

Perlu dicatat bahwa hari libur di Jepang membatasi pergerakan obligasi AS di sesi Asia. Selain itu, tantangan bagi para pembeli DXY adalah pembaruan beragam seputar kondisi Covid di Tiongkok dan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di negara tersebut, terutama karena kesiapan negara tersebut untuk membatasi harga Minyak Rusia dan ancaman Moskow untuk menghentikan sementara pasokan gas melalui Ukraina.

Meskipun Tiongkok melaporkan kenaikan lebih lanjut dalam jumlah COVID-19 harian, jumlah korban yang meninggal kembali ke nol, setelah kenaikan cepat dengan dua korban meninggal sebelumnya, yang pada gilirannya membuat para pedagang berharap bahwa negara naga tersebut dapat mengatasi masalah virus kali ini. Yang juga cenderung membuat para pembeli pasangan mata uang ini tetap optimis adalah harapan angka aktivitas yang lemah dari Amerika Serikat, serta berbagai komentar beragam baru-baru ini dari para pengambil kebijakan Federal Reserve AS (The Fed) versus sejumlah komentar hawkish dari para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB).

Di tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 tetap tanpa arah sementara saham-saham di kawasan Asia-Pasifik diperdagangkan beragam.

Perlu dicatat bahwa ketidakpastian yang berkembang seputar langkah The Fed berikutnya, terutama setelah pidato The Fed yang beragam dan data AS yang optimis, membuat para penjual EUR/USD tetap optimis. Oleh karena itu, para pedagang akan mencermati pembacaan pendahuluan angka aktivitas bulan November hari ini untuk pertunjuk arah awal sebelum Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Oktober dan Notulen Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dapat memberikan sinyal yang jelas.

Analisis Teknis

Konvergensi 10-DMA dan garis tren turun satu minggu membatasi kenaikan EUR/USD di dekat 1,0320, penembusan level ini dapat dengan cepat mendorong harga menuju rintangan 200-DMA di sekitar 1,0400. Sebaliknya, pergerakan pullback tetap ambigu sampai harga menetap di atas garis resistance sebelumnya dari awal Oktober, di sekitar 1,0200 pada saat berita ini ditulis.

 

Dolar AS Siap untuk Naik Lebih Tinggi Lagi pada Tahun 2023 – Goldman Sachs

Analis di Goldman Sachs menawarkan pandangan mereka terhadap Dolar AS untuk tahun 2023, mencatat bahwa mereka melihat ruang lingkup untuk kenaikan leb
আরও পড়ুন Previous

Wang, PBOC: Kenaikan The Fed yang Lebih Lambat di Semester 1 2023 akan Beri Tiongkok Lebih Banyak Ruang Kebijakan

Wang Yiming, penasihat komite kebijakan moneter People's Bank of China (PBOC), mengatakan pada hari Rabu, "kenaikan The Fed yang lebih lambat pada Sem
আরও পড়ুন Next